Liputan6.com, Jakarta - PT Super Bank Indonesia Tbk atau Superbank memperluas kerja sama dengan Grab melalui fasilitas pembiayaan untuk pengadaan 200 kendaraan listrik. Mobil listrik tersebut akan digunakan sebagai armada GrabCar Plus Electric.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Superbank dan Grab mengembangkan ekosistem mobilitas berkelanjutan sekaligus mendukung pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.
Advertisement
Pada tahap awal, fasilitas pembiayaan diberikan kepada Grab. Selanjutnya, Grab akan mengelola kendaraan listrik tersebut dan menyediakannya kepada Mitra Pengemudi Grab melalui skema sewa.
Superbank merupakan bank dengan layanan digital yang didukung Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS. Melalui kolaborasi ini, Superbank memanfaatkan kapabilitas pembiayaan untuk mendukung kebutuhan kendaraan listrik dalam ekosistem mobilitas Grab.
Sukiwan, Direktur Bisnis Superbank, mengatakan kerja sama tersebut menunjukkan potensi sinergi dalam satu ekosistem untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sinergi dalam ekosistem dapat menciptakan dampak yang lebih luas," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).
Dengan menggabungkan kapabilitas pembiayaan Superbank dan ekosistem mobilitas Grab, Superbank ingin mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang semakin mudah diakses oleh Mitra Pengemudi.
"Pembiayaan 200 kendaraan listrik ini merupakan langkah awal yang kami harapkan dapat terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan mobilitas listrik di Indonesia," tambah dia.
Dukung Transisi Energi Indonesia
Kolaborasi Superbank dan Grab juga sejalan dengan target pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Pemerintah Indonesia menargetkan 2 juta mobil listrik dan 13 juta kendaraan listrik roda dua pada 2030.
Target tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pengembangan kendaraan listrik beserta ekosistem pendukungnya. Pengembangan kendaraan listrik juga diarahkan untuk mendukung agenda transisi energi Indonesia menuju Net Zero Emissions pada 2060.
Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia, Rivana Mezaya, mengatakan pengembangan mobilitas berkelanjutan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
“Bersama Superbank, kami tidak hanya memperluas armada kendaraan listrik, tetapi juga membangun fondasi ekosistem mobilitas hijau yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh lebih banyak Mitra Pengemudi kami,” jelas dia.
Kerja Sama ke Depannya
Superbank menyatakan kolaborasi berbasis ekosistem tersebut akan terus diarahkan untuk mengembangkan solusi pembiayaan yang relevan dan bertanggung jawab. Hal itu dilakukan dengan memanfaatkan teknologi serta kapabilitas pembiayaan yang dimiliki perseroan.
Inisiatif pembiayaan kendaraan listrik ini juga menjadi bagian dari Super-GREEN, salah satu bagian dari pilar keberlanjutan SuperGROW.
Melalui Super-GREEN, Superbank mendorong penerapan perbankan digital yang lebih berkelanjutan. Fokusnya mencakup pengembangan portofolio hijau, operasional dan kantor yang ramah lingkungan, serta penerapan prinsip keuangan yang bertanggung jawab.
Superbank juga terus mengeksplorasi peluang pembiayaan untuk berbagai inisiatif yang dinilai dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Pembiayaan 200 mobil listrik untuk armada GrabCar Plus Electric menjadi langkah awal kolaborasi tersebut. Kendaraan akan dikelola Grab dan disediakan kepada Mitra Pengemudi melalui skema sewa.
Ke depan, kerja sama ini masih terbuka untuk dikembangkan mengikuti pertumbuhan kebutuhan kendaraan listrik dalam ekosistem Grab.