Waspada Hoaks Dana Bantuan untuk Umat Kristen dan Katolik, Simak Faktanya

Hoaks dana bantuan untuk umat Kristen dan Katolik biasanya menyertakan link kirim pesan.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 28 September 2026, 19:01 WIB
Hoaks Ketua Umum PGI Jacklevyn Frits Manuputty menyampaikan mengenai bantuan dana DAP Australia untuk umat Kristen dan Katolik. (foto: tangkaan layar saya).

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks mengenai program dana bantuan DAP untuk umat Kristen dan Katolik kembali beredar di media sosial (medsos). Hoaks ini menyertakan link kirim pesan dalam unggahan yang beredar.

Kementerian Agama (Kemenag) pun meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi mengenai bantuan yang mengatasnamakan pemerintah, terutama apabila informasi tersebut meminta calon penerima mengirimkan sejumlah uang terlebih dahulu.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi, informasi rekening, dan sejumlah uang kepada pihak yang mengaku sebagai penyelenggara program bantuan tersebut.

Informasi resmi terkait bantuan Kemenag untuk umat Kristen dapat dilihat pada situs https://bimaskristen.kemenag.go.id, sementara untuk umat Katolik dapat dilihat pada situs https://bimaskatolik.kemenag.go.id.

Lantas apa saja hoaks mengenai bantuan umat Kristen dan Katolik? Simak daftarnya berikut ini:

1. Cek Fakta: Hoaks Program Dana Bantuan DAP untuk Umat Kristen dan Katolik

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim program dana bantuan DAP untuk umat Kristen dan Katolik. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 16 September 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Program dana bantuan DAP umat Kristen dan Katolik

Syarat dana ketentuan penerima DAP

1.memiliki KTP

2.beragama kristen/katolik

3.mempunyai rekening yang aktif

4.bisa pakai rekening gereja Disalurkan melalui bisnis BIMAS KRISTEN RI .

40% dana untuk pembangunan gereja .

60% untuk kebutuhan penerima (usaha, biaya hidup,dsb)

DAFTAR bantuan dana DAP sekarang"

Unggahan disertai video pernyataan dari Romo Albertus Joni, SCJ atau Romo Koko, berikut isi transkripnya:

"Buat semua umat Katolik dan Kristen, saya Romo Koko dari Bimas Katolik siap bantu modal usaha dan bayar utang segera daftar sekarang"

Terdapat link kirim pesan pada unggahan yang beredar.

Lalu benarkah klaim program dana bantuan DAP untuk umat Kristen dan Katolik? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Ketum PGI Sampaikan Bantuan Dana DAP Australia untuk Kristen-Katolik

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Jacklevyn Frits Manuputty menyampaikan mengenai bantuan dana DAP Australia untuk umat Kristen dan Katolik. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 September 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Bantuan Dana DAP Australia Untuk umat kristen dan katolik Bagi Yang Membutuhkan Dana Untuk bayar Utang,Renovasi Rumah Dll Silahkan Daftar Diri Anda Sekarang Juga"

Unggahan disertai poster dengan tulisan sebagai berikut:

"BAGI YG MEMBUTUHKAN

DANA UNTUK BAYAR UTANG, RENOVASI RUMAH DLL

BANTUAN INI HANYA UNTUK

UMAT KRISTEN

DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA"

Terdapat link kirim pesan pada unggahan yang beredar.

Lalu benarkah klaim Ketum PGI Jacklevyn Frits Manuputty menyampaikan bantuan dana DAP Australia untuk umat Kristen dan Katolik? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya