Daftar 92 Emiten Keluar dari Papan Pemantauan Khusus Mulai Hari Ini

Berikut daftar 92 saham emiten yang keluar dari papan pemantauan khusus seiring empat kriteria dihapus dalam peraturan bursa I-X.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 28 September 2026, 07:27 WIB
Pengunjung melintas di dekat monitor perkembangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pencabutan efek bersifat ekuitas yang berlaku efektif Senin, 28 September 2026 di Papan Pemantauan Khusus (PPK). Pencabutan ini dilakukan seiring BEI mengeluarkan perubahan Peraturan I-X tentang penempatan pencatatan efek bersifat ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus.

Seiring hal itu dilakukan tindak lanjut dengan menghapus kriteria 1,6,7 dan 10 dalam Peraturan Bursa I-X . Empat kriteria yang dihapus itu antara lain:

Kriteria 1: Harga rata-rata saham di pasar regular, dan atau pasar regular periodic call auction kurang dari Rp 51. Dalam kondisi likuiditas rendah dengan rata-rata harian nilai kurang dari Rp 5 juta dan volume kurang dari 10.000 selama tiga bulan terakhir.

Kriteria 6: Tidak memenuhi persyaratan untuk dapat tetap tercatat di bursa sebagaimana diatur Peraturan Nomor I-A dan I-V (terkait saham free float), kecuali ketentuan jumlah saham free float paling sedikit 50 juta untuk papan utama dan papan pengembangan, dan di atas 5% dari jumlah saham tercatat untuk papan utama,papan pengembangan dan papan akselerasi.

Kriteria 7: Memiliki likuiditas rendah dengan kriteria nilai transaksi rata-rata harian saham kurang dari Rp 5 juta dan volume transaksi rata-rata harian saham kurang dari 10.000 saham selama tiga bulan terakhir di pasar regular dan atau pasar regular periodik

Kriteria 11: Kondisi lain yang ditetapkan oleh bursa setelah memperoleh persetujuan atau perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan penghapusan kriteria yang berlaku efektif 28 September 2026 itu, sejumlah saham dari papan pemantauan khusus pindah ke papan pengembangan, papan utama, dan papan akselerasi.

Berdasarkan Pengumuman Bursa Nomor Peng-CK-00076/BEI.PLP/09-2026, berikut 92 emiten yang dicabut dari papan pemantauan khusus:

1.POLL: PT Pollux Properties Indonesia Tbk

2. PBRX: Pan Brothers Tbk

3. TECH: PT Indosterling Technomedia Tbk

4. SUPR: Solusi Tunas Pratama Tbk

5. ARKA: PT Arkha Jayanti Persada Tbk.

6. AKKU: PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk

7. ANDI: PT Andira Agro Tbk

8. ARMY: PT Armidian Karyatama Tbk

9. BAPI: PT Bhakti Agung Propertindo Tbk

10. BLTA: Berlian Laju Tanker Tbk

 

 

Daftar Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus (II)

Seorang pria melihat ponselnya di depan layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang anjlok signifikan selama pembukaan pasar, di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

11. BLTZ: PT Graha Layar Prima Tbk

12. BSWD: Bank of India Indonesia Tbk

13. BTEK: Bumi Teknokultura Unggul Tbk

14. CPRI: PT Capri Nusa Satu Properti Tbk

15. DUCK: PT Jaya Bersama Indo Tbk

16. ELTY: Bakrieland Development Tbk

17. GAMA: Aksara Global Development Tbk

18. HADE: PT Himalaya Energi Perkasa Tbk

19. HOME: Hotel Mandarine Regency Tbk

20. IIKP: Inti Agri Resources Tbk

21. IKAI: Intikeramik Alamasri Industri Tbk

22. KIAS: Keramika Indonesia Assosiasi Tbk

23. LCGP: PT Eureka Prima Jakarta Tbk

24. MAGP: Multi Agro Gemilang Plantation Tbk

25. MIRA: Mitra International Resources Tbk

26. NUSA: PT Sinergi Megah Internusa Tbk

27. PLAS: Polaris Investama Tbk

28. POOL: Pool Advista Indonesia Tbk

29. RIMO: PT Rimo International Lestari Tbk

30. SCPI: PT Organon Pharma Indonesia Tbk

31. SKYB: PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk

32. SONA: Sona Topas Tourism Industry Tbk

33. SUGI: Sugih Energy Tbk

34. TAMU: PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk

35. TARA: PT Agung Semesta Sejahtera Tbk

36. TAXI: Express Transindo Utama Tbk

37. TFCO: Tifico Fiber Indonesia Tbk

38. TRAM: Trada Alam Minera Tbk

39. TRIL: Triwira Insanlestari Tbk

40. UNIT: Nusantara Inti Corpora Tbk

 

Daftar Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus (III)

Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/4/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 7,9% ke level 5.996,14. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

41. VIVA: PT Visi Media Asia Tbk

42. HITS: Humpuss Intermoda Transportasi Tbk

43. SWAT: PT Sriwahana Adityakarta Tbk.

44. BEKS: PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk

45. CBMF: PT Cahaya Bintang Medan Tbk

46. KBAG: PT Karya Bersama Anugerah Tbk

47. KREN: PT Quantum Clovera Investama Tbk

48. NASA: PT Andalan Perkasa Abadi Tbk

49. PPRO: PT PP Properti Tbk.

50. PURA: PT Putra Rajawali Kencana Tbk

51. BAUT: PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk

52. FASW: Fajar Surya Wisesa Tbk

53. LMSH: Lionmesh Prima Tbk

54. BEBS: PT Berkah Beton Sadaya Tbk

55. HRME: PT Menteng Heritage Realty Tbk.

56. WINR: PT Winner Nusantara Jaya Tbk

57. IBST: Inti Bangun Sejahtera Tbk

58. LIFE: PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk.

59. WSKT: PT Waskita Karya (Persero) Tbk

60. ALTO: Tri Banyan Tirta Tbk

 

Daftar Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus (IV)

Seorang pria melihat ponselnya di depan layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang anjlok signifikan selama pembukaan pasar, di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

61. ASMI: PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk.

62. INCF: PT Indo Komoditi Korpora Tbk

63. IPPE: PT Indo Pureco Pratama Tbk

64. WMPP: PT Widodo Makmur Perkasa Tbk

65. IFSH: PT Ifishdeco Tbk

66. MFMI: Multifiling Mitra Indonesia Tbk

67. ALMI: Alumindo Light Metal Industry Tbk

68. PLIN: Plaza Indonesia Realty Tbk

69. ADES: Akasha Wira International Tbk Tbk

70. MTSM: Metro Realty Tbk

71. SMCB: PT Solusi Bangun Indonesia Tbk

72. BHIT: PT MNC Asia Holding Tbk

73. IPTV PT MNC Vision Networks Tbk.

74. RAFI: PT Sari Kreasi Boga Tbk

75. SAGE: PT Saptausaha Gemilangindah Tbk

76. DUTI: Duta Pertiwi Tbk

77. FIMP: PT Fimperkasa Utama Tbk

78. MAPB: PT Map Boga Adiperkasa Tbk

79. SOSS: PT ALSOK Indonesia Services Tbk

80. PACK: PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk

 

Daftar Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus (V)

Sebelumnya, sepanjang Senin (9/2/2026), pergerakan IHSG diwarnai penguatan 433 saham. Sementara, 252 saham melemah dan 136 lainnya stagnan. Tampak dalam foto, layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta pada Senin 9 Februari 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

81. PCAR: PT Prima Cakrawala Abadi Tbk

82. INRU: Toba Pulp Lestari Tbk

83. PTMR: PT Master Print Tbk

84. WIKA: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

85. MENN: PT Menn Teknologi Indonesia Tbk

86. MLIA: Mulia Industrindo Tbk

87. URBN: PT Urban Jakarta Propertindo Tbk

88. PNGO: PT AEP Pinago Plantations Tbk

89. BIKE: PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk

90. DPNS: Duta Pertiwi Nusantara Tbk

91. EDGE: PT Indointernet Tbk.

92. GRPH: PT Griptha Putra Persada Tbk.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya