Thom Haye Antusias Rasakan Atmosfer Timnas Indonesia vs Malaysia

Thom Haye menegaskan pentingnya rotasi pada FIFA ASEAN Cup 2026.

oleh Hery KurniawanDiterbitkan 27 September 2026, 19:15 WIB
Gelandang timnas Indonesia Thom Haye rayakan gol ke gawang Timor Leste pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Jumat (31/7/2026). (X Timnas Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia membuka langkah di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura untuk mengemas tiga poin perdana. Hasil ini menjadi pijakan awal yang penting sebelum rangkaian laga berikutnya.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, skuad Garuda menjaga intensitas permainan sepanjang laga. Thom Haye turut ambil bagian setelah masuk pada menit ke-64 menggantikan Ragnar Oratmangoen untuk membantu menutup pertandingan.

Gelandang berusia 31 tahun itu menekankan kesiapan fisik sebagai faktor krusial di turnamen dengan jadwal padat.

"Kondisi fisik sejauh ini bagus. Jadwal pertandingan sangat padat dengan jeda singkat, jadi pelatih memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi bugar. Ada kemungkinan rotasi pemain di pertandingan-pertandingan berikutnya untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tim," ujar Haye via FIFA, Sabtu (26/9/2026).


Ujian Fisik Tak Kalah Berat

Para pemain Timnas Indonesia, Thom Haye, Micthel Baker mendengarkan instruksi dari John Herdman pada sebuah momen laga melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). (KLY/Budy Santoso)

Tantangan fisik terasa nyata saat menghadapi Singapura. Dibandingkan pertemuan sebelumnya di Piala AFF 2026, Haye menilai duel kali ini lebih menuntut, terutama karena temperatur yang tinggi.

Ia menyebut kondisi tersebut membuat kontrol ritme menjadi penting agar permainan tetap stabil hingga akhir. Penilaian itu berpijak pada pengalaman langsungnya di lapangan bersama rekan setimnya.

"Laga hari ini jauh lebih sulit karena faktor cuaca yang sangat panas. Hal terpenting adalah kami berhasil mencetak gol pembuka dan mengamankan kemenangan 2-0 tanpa kendala berarti," kata pemain Persib Bandung tersebut.


Bersiap Melawan Malaysia

Tiga poin dari laga pembuka menjadi bekal untuk menatap partai selanjutnya kontra Malaysia. Fokus tim langsung bergeser ke duel tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (28/9/2026).

Indonesia dan Malaysia memiliki sejarah pertemuan panjang di kawasan. Nuansa rivalitas yang besar membuat pertandingan ini selalu mengundang perhatian.

"Sebagai pesepak bola, pertandingan besar seperti ini selalu dinantikan. Semua orang tahu sejarah dan besarnya rivalitas Indonesia vs Malaysia. Setelah mengamankan tiga poin krusial hari ini, seluruh tim sangat antusias dan siap menyambut laga berikutnya," ujar Haye.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya