Sejumlah keluarga dan pelayat mengikuti prosesi pemakaman Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno tersebut dimakamkan di area pemakaman keluarga, tepat di samping pusara ibundanya, Fatmawati. (KLY/Budy Santoso)
Keranda jenazah Guruh Soekarnoputra akan diberangkatkan ke tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Peti jenazah Guruh terlihat dibalut bendera Merah Putih sebelum dimakamkan di area pemakaman keluarga. (KLY/Budy Santoso)
Megawati Soekarnoputri, Sukmawati dan Guntur Soekarnoputra menghadiri pemakaman adiknya, Guruh Soekarnoputra, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Suasana haru terlihat saat keluarga mengantarkan Guruh ke peristirahatan terakhir. (KLY/Budy Santoso)
Megawati Soekarnoputri menyeka air mata saat menghadiri pemakaman adiknya, Guruh Soekarnoputra, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Guruh dimakamkan di samping pusara ibundanya, Fatmawati. (KLY/Budy Santoso)
Sukmawati Soekarnoputri menyeka air mata saat menghadiri pemakaman adiknya, Guruh Soekarnoputra, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Guruh dimakamkan di samping pusara ibundanya, Fatmawati. (KLY/Budy Santoso)
Megawati Soekarnoputri menaburkan bunga di pusara setelah pemakaman Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Sejumlah keluarga, kader PDI Perjuangan, dan tokoh nasional turut hadir mengantarkan Guruh ke peristirahatan terakhir. (KLY/Budy Santoso)
Sukmawati dan Guntur menaburkan bunga di pusara setelah pemakaman Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Sejumlah keluarga, kader PDI Perjuangan, dan tokoh nasional turut hadir mengantarkan Guruh ke peristirahatan terakhir. (KLY/Budy Santoso)
Puan Maharani menabur bunga saat prosesi pemakaman Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Sejumlah keluarga, kader PDI Perjuangan, dan tokoh nasional turut hadir mengantarkan Guruh ke peristirahatan terakhir. (KLY/Budy Santoso)