Proyek Tol Harbour Road II Capai 47,41%, Ditargetkan Operasi Kuartal I 2028

Proyek Tol Harbour Road II atau HBR II telah mencapai progres konstruksi 47,41% dan ditargetkan beroperasi pada kuartal I 2028.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 25 September 2026, 20:40 WIB
Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti meninjau proyek Jalan Tol Harbour Road II, Jumat (25/9/2026). (Dok CMNP)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti meninjau proyek Jalan Tol Harbour Road II (HBR II) yang dikelola PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), Jumat (25/9/2026).

Peninjauan dilakukan di Jalan R.E. Martadinata, Jakarta Utara, sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap percepatan pembangunan infrastruktur nasional, khususnya jalan tol.

Pemerintah menilai pembangunan HBR II penting untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendukung sistem logistik yang lebih efektif dan efisien.

Direktur Utama CMNP Arief Budhy Hardono mengatakan pembangunan HBR II merupakan bagian dari pengembangan jaringan Tol Dalam Kota Jakarta, terutama untuk meningkatkan kapasitas dan konektivitas di koridor utara.

“Pembangunan Jalan Tol Harbour Road II (HBR II) merupakan bagian dari pengembangan jaringan Tol Dalam Kota Jakarta yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan konektivitas pada koridor utara," jelas dia dikutip Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, pembangunan proyek Jalan Tol HBR II akan memberikan jalur alternatif bagi pergerakan kendaraan, khususnya dari dan menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok serta dari dan menuju arah Bandara Soekarno-Hatta, sehingga dapat mendukung pembagian beban lalu lintas pada jaringan Tol eksisting.

"Integrasi HBR II dengan Tol Dalam Kota diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas serta mendukung efisiensi distribusi logistik di wilayah Jakarta dan Jabodetabek” ujar Arief.

Ditargetkan Beroperasi Kuartal I 2028

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti meninjau proyek Jalan Tol Harbour Road II, Jumat (25/9/2026). (Dok CMNP)

Jalan Tol Harbour Road II memiliki panjang sekitar 9,6 kilometer. Hingga 25 September 2026, progres konstruksi proyek telah mencapai 47,41%, sedangkan pembebasan lahan mencapai 64,57%.

Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2028. Pekerjaan konstruksi HBR II dikerjakan oleh kontraktor nasional, yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Girder Indonesia.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti meminta pelaksanaan proyek tetap memperhatikan kualitas dan target penyelesaian.

“agar pekerjaan pembangunaan Proyek Jalan Tol HBR II senantiasa memperhatikan kualitas, serta proyek pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, tepat administrasi dan tepat manfaat bagi masyarakat” ujar beliau.

Peninjauan turut dihadiri Plt. Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ira Ariani Chaerunisa, Kepala Bidang Sistem Informasi Layanan Jalan Tol BPJT Djoko Satriyo Poerwowibowo, serta Plt Kasubdit Pembangunan Jalan Bebas Hambatan (JBH) Armen Adekristi bersama jajaran Direksi CMNP.

CMNP menyatakan terus berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan melalui proyek strategis nasional, termasuk untuk memperkuat efisiensi logistik dan pertumbuhan ekonomi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya