Pikap Hybrid BYD Shark Pulang Kampung Usai Tembus Ekspor 20 Ribu Unit

BYD resmi merilis teaser pikap PHEV Fang Cheng Bao Shark untuk pasar domestik China setelah sukses membukukan ekspor puluhan ribu unit di pasar global.

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 26 September 2026, 15:18 WIB
Gagahnya truk pikap hibrida plug-in (PHEV) "Shark" (carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - Sukses merambah pasar internasional, BYD melalui sub-brand mewahnya, Fang Cheng Bao, dipastikan siap meluncurkan truk pikap hibrida plug-in (PHEV) berjuluk "Shark" untuk pasar domestik Tiongkok.

Kepastian ini dikonfirmasi langsung oleh General Manager Divisi Fangchengbao, Xiong Tianbo, melalui unggahan teaser resmi bertajuk "Sang Raja Kembali dari Luar Negeri."

Pikap bongsor yang sebelumnya lebih dulu melakukan debut global di Meksiko pada Mei 2024 ini tercatat telah dipasarkan ke berbagai negara, mulai dari Australia, Brasil, Chili, Afrika Selatan, hingga kawasan Timur Tengah.

Masuknya Shark ke pasar dalam negeri China menandai strategi baru BYD untuk memperkuat penetrasi di segmen kendaraan niaga dan hobi berbasis energi baru.

Dilansir Carnewschina, Sabtu (26/9/2026), berdasarkan data sertifikasi dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok, Fang Cheng Bao Shark memiliki proporsi bodi tergolong masif.

Pikap ini mengusung dimensi panjang 5.457 mm, lebar 1.971 mm, tinggi 1.925 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3.260 mm dengan muatan terukur 460 kg.

 

Sistem Penggerak Ramah Lingkungan

Sektor dapur pacu mengandalkan kombinasi mesin konvensional 1.5L Turbo bertenaga 192 HP (standar emisi China VI) yang dipadukan dengan dua motor listrik (dual-motor AWD).

Motor listrik bagian depan mampu menghempaskan tenaga puncak hingga 170 kW (228 HP), sementara motor belakang menyumbang daya puncak 150 kW (201 HP).

Seluruh sistem penggerak ramah lingkungan ini disokong oleh baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) buatan anak perusahaan BYD, FinDreams, dan sanggup dipacu hingga kecepatan tertinggi 180 km/jam.

Kembalinya Shark ke China dilakukan di tengah penyesuaian pasar ekspor global BYD. Pada semester pertama 2026, ekspor Shark 6 tercatat mencapai 20.037 unit, dengan pasar Australia mendominasi hingga 85 persen dari total penjualan pada Juni 2026.

Hadirnya Fang Cheng Bao Shark di pasar domestik Tiongkok diharapkan mampu memperluas ceruk pasar kendaraan double-cab bertenaga PHEV, sekaligus memberikan opsi pikap tangguh yang efisien bagi konsumen lokal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya