Indonesia vs Singapura di GBK, Simak Rute Alternatif dan Lokasi Parkirnya

Dishub DKI menyiagakan 80 petugas untuk mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengguna jalan di sekitar GBK.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 25 September 2026, 17:28 WIB
Gedung perkantoran yang menjulang tinggi dan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, (12/9/2017). Stadion Utama GBK dan kawasan olah raga senayan bersolek menyambut ASIAN Games 2018. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiagakan 80 petugas untuk mengatur lalu lintas dalam laga FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Singapura di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (25/9/2026).

Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, 80 petugas akan ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengarahkan pengguna jalan selama pertandingan berlangsung.

"Kami menyiagakan 80 petugas untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan dengan baik. Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan menyesuaikan rute perjalanan sesuai kondisi lalu lintas di lapangan," ujar Budi melalui keterangan tertulis, Jumat (25/9/2026).

Dishub DKI juga menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengguna jalan, khususnya kendaraan yang melintas di sekitar kawasan GBK. Adapun rute alternatif yang disiapkan meliputi:

a. Lalu lintas dari Selatan

1. Blok M menuju Utara (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Panglima Polim-Jalan Kyai Maja-Jalan Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City)- Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Penjernihan-Jalan KH Mas Mansyur-dan seterusnya

2. Blok M menuju ke Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Panglima Polim-Jalan Kyai Maja-Jalan Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City)- Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Letjen S. Parman-dan seterusnya

3. Blok M menuju Timur (Kampung Melayu) dapat melalui Jalan Trunojoyo-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Gunawarman-Jalan Senopati-Jalan Suryo-Jalan Kapten Tendean-Jalan HR. Rasuna Said-Jalan Prof Dr Satrio-Jalan Raya Casablanca-dan seterusnya.

b. Lalu lintas dari Utara

1. Tanah Abang menuju ke Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan KH. Mas Mansyur-Jalan Penjernihan-Jalan Penjompongan-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dan seterusnya

c. Lalu lintas dari Barat

1. Slipi menuju Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Letjen S Parman-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Pakubuwono VI-Jalan Bumi-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dan seterusnya

2. Slipi menuju Timur (Tebet) dapat melalui Jalan S Parman- Jalan Pejompongan- Jalan Penjernihan- Jalan RM Margono-Jalan Galunggung- Jalan Dr Saharjo- Jalan Prof Dr Soepomo- Jalan MT Haryono-dst.

d. Lalu lintas dari Timur

1. Tebet menuju Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Kapten Tendean-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City)- Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Letjen S. Parman-dan seterusnya.

 

Kantong Parkir

Petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas kendaraan di sekitar SUGBK Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Banyaknya kendaraan suporter Persija yang ingin menonton pertandingan membuat sejumlah arus lalu lintas dialihkan untuk mengurai kemacetan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Menurut Budi, untuk mendukung kebutuhan parkir, tersedia 10 kantong parkir di sekitar kawasan GBK dengan total kapasitas 1.957 kendaraan roda empat dan 8.229 kendaraan roda dua.

"Rinciannya, Parkir Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Istora, Elevated sisi Selatan, Elevated sisi Utara, Akuatik, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Albina, serta Lapangan Softball," ucap dia.

Budi mengatakan, Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan agar turut menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan, serta menggunakan transportasi umum, seperti TransJakarta, MRT, LRT, dan Commuter Line, guna mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar GBK.

"Layanan Transjakarta tetap beroperasi normal dengan menyesuaikan kondisi lalu lintas dan arahan petugas di lapangan," kata dia.

"Sementara itu, pengguna jalan yang tidak berkepentingan menuju kawasan GBK diimbau menghindari ruas sekitar lokasi, menyesuaikan waktu dan rute perjalanan, serta mematuhi rambu dan arahan petugas," tutup Budi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya