Penemuan Jejak Kaki Berukuran 7 Meter Ungkap Cara T-Rex Dewasa Berjalan

Berapa jumlah telapak kaki T-Rex yang ditemukan oleh peneliti?

oleh Nasywa FakhirahDiterbitkan 28 September 2026, 18:35 WIB
Fosil T-Rex (Unsplash)

Liputan6.com, Washington D.C - Empat jejak telapak kaki kuno membantu para ilmuwan untuk meneliti kaki T-Rex. Para peneliti melaporkan pada 8 September di jurnal Journal of Vertebrate Paleontology bahwa jejak-jejak tersebut adalah rangkaian jejak pertama yang kemungkinan ditinggalkan oleh seekor Tyrannosaurus rex dewasa.

Dikutip dari Science News, Senin(28/9/2026), pengukuran jejak sepanjang 7 meter ini menunjukkan bahwa predator purba itu berjalan santai dengan kecepatan sekitar 1,6 meter per detik, yang kira-kira setara dengan kecepatan berjalan cepat seorang manusia.

Seorang paleontolog di Liverpool John Moores University di Inggris, Peter Falkingham, menyebutkan beberapa jejak kaki T-Rex dewasa tunggal terdapat dalam catatan fosil, begitu pula jejak-jejak yang kemungkinan berasal dari T-Rex muda atau spesies dinosaurus lainnya.

"Namun, satu jejak kaki tidak bisa memberikan banyak informasi. Rangkaian jejak kaki bisa memberikan gambaran lebih jelas tentang penempatan kaki hewan tersebut ketika bergerak."

Selain itu, dinosaurus yang lebih muda dan lebih tua kemungkinan berjalan dengan cara yang berbeda, sama seperti balita dan orang dewasa pada manusia.

"Menemukan serangkaian jejak kaki T-Rex dewasa itu keren," tutur Falkingham. "Itu unik. Hal ini menghadirkan sesuatu yang baru."

Guru SMA sekaligus paleontolog Kent Hups tidak sengaja menemukan jejak-jejak tersebut di tahun 2025, saat sedang berburu fosil di sepanjang lereng curam di Hell Creek Formation, North Dakota. Jejak-jejak tersebut menonjol dari permukaan tanah karena sedimen mengisi jejak-jejak yang awalnya berlumpur, dan kemudian terkikis lebih lambat dibanding batuan di sekitarnya.

Penghitungan Jejak Kaki Cukup Rumit

Fosil T-Rex (Unsplash)

Saat Hups melihat jejak pertama, ia menyadari bahwa jejak itu memiliki tiga jari dan sangat besar, dengan lebar 80 sentimeter.

"Saya langsung berpikir, 'ini pasti T-Rex,'" ujar Hups yang berasal dari Northglenn High School di Colorado dan Denver Museum of Nature and Science.

Jejak kaki yang ramping dan fosil yang ditemukan di kawasan tersebut menandakan seekor T-Rex meninggalkan jejak kakinya sekitar 66 tahun 6 bulan juta tahun yang lalu.

"Selalu ada kemungkinan bahwa kita belum menemukan kerangka dari spesies-spesies yang belum kita ketahui," kata Falkingham. "Namun, sejauh yang kita ketahui, T-Rex adalah satu-satunya makhluk yang bisa meninggalkan jejak seperti ini."

Tim tersebut menggunakan langkah panjang dan ukuran tubuh untuk menghitung kecepatan T-Rex. Sayangnya, jejak kaki tersebut tidak terawetkan dengan baik dan memperkirakan kecepatan dari jejak kaki adalah hal yang rumit, sehingga T-Rex mungkin berjalan sedikit lebih cepat atau lebih lambat daripada perhitungan tersebut.

Jejak kaki yang lebih baik mungkin bisa mengungkapkan apakah kakinya mendarat secara datar atau dari ujung jari ke tumit, atau bagaimana bantalan kaki menopang berat badan predator tersebut.

Jejak-jejak lain pasti akan ketemu. Bahkan, mungkin saja ada jejak kelima yang tersembunyi di dalam bukit itu. Namun, tim tersebut sedang menunggu alam mengikis batuan di sekitarnya. Hups berkata, "Saya tidak sabar untuk kembali ke sana dan terus mencari jejak-jejak lainnya."

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya