Hoaks terkait Bahlil Lahadalia Kembali Beredar di Medsos, Cek Daftarnya

Hoaks yang beredar antara lain Bahlil Lahadalia akan menaikkan harga Pertalite mulai 26 September 2026.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 27 September 2026, 10:01 WIB
Hoaks Bahlil Lahadalia sebut pemilik tv harus bayar pajak mulai tahun 2027 beredar di media sosial.

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang mengatasnamakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kembali beredar. Terbaru, Bahlil Lahadalia akan menaikkan harga Pertalite mulai 26 September 2026. 

Hoaks mengenai Bahlil ini biasanya menyebar melalui media sosial (medsos).

Lantas apa saja hoaks mengenai Bahlil? Simak daftar dan faktanya berikut ini:

1. Cek Fakta: Hoaks Bahlil akan Naikkan Harga Pertalite Mulai 26 September 2026

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menaikkan harga Pertalite mulai 26 September 2026. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 24 September 2026.

Dalam unggahannya terdapat poster dengan foto Bahlil bernarasi:

"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi mengumumkan kenaikan harga BBM jenis Pertalite mulai tanggal 26 September 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian harga energi dan pengurangan beban subsidi pemerintah.

Siapkan diri Anda sebelum 26 September 2026, harga naik mobilitas tetap berjalan"

Akun itu menambahkan narasi:

"KABAR BAHAGIA dari Bapak BAHLIL LAHADIA 😱

Beredar informasi di media sosial mengenai kabar KENAIKAN harga BBM jenis Pertalite yang disebut akan berlaku mulai 26 September 2026

Bahlil Lahadalia Menegaskan bahwa akan dilaksanakan Kenaikan Harga BBM dari harga 10.000/Liter menjadi 13.500/Liter."

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menaikkan harga Pertalite mulai 26 September 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

 

2. Cek Fakta: Hoaks Bahlil akan Kenakan Pajak Oksigen bagi Masyarakat

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan mengenakan pajak bagi masyarakat yang menghirup oksigen di luar rumah. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 Agustus 2026.

Dalam unggahannya terdapat foto Bahlil dengan narasi:

"Bahlil: Oksigen itu milik Negara. Masyarakat yg menghirup oksigen Di luar rumah akan dikenakan pajak".

Akun itu menambahkan narasi:

"Pajakin semua pak"

Lalu benarkah klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan mengenakan pajak bagi masyarakat yang menghirup oksigen di luar rumah? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Bahlil akan Sita Televisi yang Tidak Bayar Pajak

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menyita televisi yang tidak membayar pajak. Postingan itu beredar sejak pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 20 Juli 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Bahlil dengan narasi:

"Menteri ESDM Bahlil akan mematok pajak bagi masyarakat yang punya tv jika tidak mau membayar pajak maka tv akan kami sita dan menjadi milik negara"

Akun itu menambahkan narasi:

"Mas Bahlil ganteng 🤔

Mentri ESDM bahlil lahadia berwacana akan mematok pajak bagi setiap warga yg memiliki tv dirumah hal ini guna menambah pendapatan pajak negara untuk membantu program mbg"

Lalu benarkah klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menyita televisi yang tidak membayar pajak? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya