Liputan6.com, Jakarta - Arsenal memasuki musim 2026-27 dengan sejumlah rekrutan anyar yang diharapkan mampu memperkuat skuad Mikel Arteta. Namun, setelah satu bulan kompetisi berjalan, kontribusi para pemain baru belum sepenuhnya merata.
Andrea Berta untuk pertama kalinya memiliki peran besar dalam aktivitas transfer Arsenal setelah menggantikan Edu Gaspar sebagai direktur olahraga. Beberapa pemain didatangkan untuk menambah kedalaman sekaligus mengisi kebutuhan spesifik di skuad.
Advertisement
Dari lima rekrutan tersebut, Ezri Konsa dan Christos Tzolis menjadi dua nama yang paling cepat memberikan pengaruh, sedangkan Bruno Guimaraes masih belum maksimal. Sementara itu, Illan Meslier masih menunggu kesempatan untuk menjalani debut kompetitif bersama The Gunners.
Illan Meslier Belum Mendapat Kesempatan
Meslier menjadi rekrutan yang paling minim kontribusi sejauh ini. Mantan kiper Leeds United tersebut belum tampil dalam pertandingan kompetitif dan berada di urutan ketiga dalam persaingan penjaga gawang.
Arsenal awalnya diperkirakan menjadikan Meslier sebagai pelapis David Raya. Namun, Kepa Arrizabalaga justru mendapat kepercayaan pada ajang Carabao Cup sehingga posisi Meslier masih berada di belakang dua kiper tersebut.
Piero Hincapie Masih Menunggu Momentum
Hincapie sudah mencatat empat penampilan, tetapi baru dua di antaranya berlangsung di Premier League. Satu-satunya penampilan sebagai starter datang ketika Arsenal menghadapi Napoli di Liga Champions.
Bek serbabisa asal Ekuador itu sebelumnya tampil 39 kali di semua kompetisi untuk Bayer Leverkusen. Namun, awal musim yang apik dari Riccardo Calafiori membuat Hincapie harus bersaing lebih keras untuk mendapatkan tempat utama.
Bruno Guimaraes Belum Maksimal
Arsenal mengeluarkan 75 juta poundsterling (sekitar Rp1,7 triliun) untuk mendatangkan Bruno Guimaraes dari Newcastle United. Gelandang asal Brasil itu diharapkan langsung memberikan kualitas serta pengalaman di lini tengah.
Namun, masalah kebugaran membuat awal kariernya belum berjalan sesuai harapan. Meski demikian, Guimaraes sudah memberikan momen penting ketika membantu Arsenal meraih kemenangan atas Sunderland di Stadium of Light.
Christos Tzolis Tampil Menjanjikan
Tzolis menjadi salah satu rekrutan yang memberikan kesan positif setelah mencatat delapan penampilan. Pemain Timnas Yunani itu didatangkan untuk mengisi peran yang sebelumnya dijalankan Leandro Trossard.
Kecepatan dan akselerasinya memberikan variasi berbeda di sisi kiri. Tzolis juga dinilai mampu mengambil keputusan dengan baik di sepertiga akhir lapangan.
Namun, Tzolis belum memiliki kualitas bintang yang cukup untuk memikul seluruh beban lini serang. Setelah Gabriel Martinelli pindah ke Arab Saudi, tanggung jawab di sisi kiri semakin besar.
Ezri Konsa Langsung Beradaptasi
Konsa menjadi rekrutan yang paling cepat menyatu dengan sistem Arteta. Arsenal membayar 51 juta poundsterling (sekitar Rp1,2 triliun) kepada Aston Villa untuk bek Timnas Inggris tersebut setelah William Saliba dipastikan absen dalam periode penting musim ini.
Konsa mampu tampil solid bersama Gabriel di jantung pertahanan. Adaptasinya berlangsung cepat hingga absennya Saliba tidak terlalu terasa dalam beberapa pertandingan awal.
Kembalinya Saliba nantinya bisa menghadirkan persoalan positif bagi Arteta. Konsa juga mampu bermain sebagai bek kanan sehingga fleksibilitas tersebut berpotensi membuatnya tetap memiliki peran penting dalam skuad.
Sumber: Sports Illustrated