Cek Fakta: Hoaks Komdigi Bakal Padamkan Internet Nasional Selama 3 Hari

Cek fakta Komdigi akan padamkan internet nasional selama 3 hari, simak di sini selengkapnya!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 25 September 2026, 11:00 WIB
Cek fakta Komdigi akan padamkan internet nasional selama 3 hari

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang menyebut Komdigi akan memadamkan internet nasional selama tiga hari mulai 25 September 2026. Postingan itu beredar sejak akhir pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 24 September 2026. Dalam unggahannya terdapat surat peringatan dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menyebut akan ada pemadaman internet nasional selama 3 hari mulai 25 September 2026.

Dalam surat tersebut juga terdapat beberapa imbauan dari Komdigi langkah yang harus dilakukan saat pemadaman internet. Surat tersebut juga disertai tanda tangan dari Menkomdigi Meutya Hafid.

Akun itu menyertakan narasi:

"Pemadaman internet nasional selama 3 hari mulai 25 September 2026 🙏🏻🙏🏻

Mulai sekarang jika ada berkas yang bersangkutan online diselesaikan segera dan siapkan uang tunai untuk mencukupi 3 hari kedepan karena akan ada pemadaman Internet selama 3 hari dan itu sangat lama jadi di himbau untuk menghindari seluruh kegiatan transaksi digital selama pemadaman berlangsung dan silahkan disimak isi surat"

Lalu benarkah postingan yang menyebut Komdigi akan memadamkan internet nasional selama tiga hari mulai 25 September 2026?

Penelusuran Fakta 

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Komdigi. Bantahan itu disampaikan dalam laman Komdigi.go.id pada 24 September 2026.

"Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga hari pada 25 sampai 27 September 2026 merupakan hoaks.

Informasi tersebut beredar melalui dokumen yang mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Digital dengan judul “Surat Peringatan” bernomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026. Dokumen tersebut mencatut nama dan tanda tangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta memuat klaim adanya gangguan besar pada sistem satelit komunikasi nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa dokumen tersebut palsu. Tidak ada kebijakan pemadaman internet nasional selama tiga hari sebagaimana yang tercantum dalam dokumen yang beredar.

“Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong. Tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada 25 sampai 27 September 2026."

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by DITJEN PENGAWASAN RUANG DIGITAL KOMDIGI (@ditjenwasdigi)

Komdigi juga akan menelusuri pihak yang membuat dan menyebarkan dokumen palsu tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri dan menangani pihak yang membuat maupun menyebarkan dokumen palsu ini. Ruang digital tidak boleh digunakan untuk menciptakan kepanikan melalui informasi yang tidak benar," ujar Angga.

Sumber:

https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/beredar-hoaks-tentang-pemadaman-internet-wamenkomdigi-gandeng-aph-kejar-pelaku

https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-pemadaman-internet-nasional-selama-3-hari-mulai-25-september-2026

Kesimpulan

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Postingan yang menyebut Komdigi akan memadamkan internet nasional selama tiga hari mulai 25 September 2026 adalah hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya