Liputan6.com, Jakarta - Ariana masuk ke dalam mobilnya. Ariana terlihat lega dengan perkembangan proses yang ada. Dia pelan-pelan akan membuat Pamela membayar semua kesalahannya. Setelah Ariana mendapatkan bukti bahwa Pamela yang berusaha membunuh Asti, Ariana akan membuat Pamela membayar lebih besar daripada ini.
Pintu sel dibuka dan Pamela diminta masuk. Pamela berdiri sejenak di depan pintu, masih sulit menerima kenyataan bahwa dirinya akan berada di balik jeruji. Ia kemudian perlahan masuk ke dalam sel. Petugas menutup dan mengunci pintu di belakangnya. Pamela langsung memegang jeruji dan menatap keluar. Wajahnya mulai berubah panik.
Advertisement
Tamara ditemani Arya ke kantor polisi. Tamara meminta Arya percaya kepada Pamela. “Dia nggak lakuin itu. Kamu tahu Pamela memang kadang keterlaluan, tapi melakukan pembakaran, Mas? Nggak mungkin! Dia pasti difitnah, Mas. Ada yang manfaatin situasi.”
Arya mengatakan bukti-bukti menunjukkan Pamela ditetapkan sebagai tersangka. Artinya, ada bukti atau saksi yang kuat.
Davin sudah menunggu di area go-kart ketika Bima datang bersama Vero. Bima memandang sekeliling lalu bertanya mengapa Davin mengajaknya bertemu di tempat seperti ini. Davin langsung memandang Bima tajam.
“Kamu tahu kenapa saya ingin bicara sama kamu. Apa tujuan kamu sama pacar saya? Kenapa kamu panggil dia Asti?”
Bima tetap tenang dan mengatakan bahwa dia tidak punya kewajiban untuk menjelaskan apa pun kepada Davin.
“Ariana itu calon istri saya. Tentu aja apa pun mengenai dia adalah urusan saya.”
Bima langsung menyahut, “Calon. Bukan istri Anda.”
Davin semakin terpancing.