Liputan6.com, Jakarta - Luluk Diana Tri Wijayana merupakan lifter muda Indonesia yang telah mengukir sejarah sebagai Juara Dunia Remaja di cabang angkat besi. Berikut profil lengkapnya, mulai dari biodata, agama, deretan prestasi, hingga raihan medali perunggunya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Meski usianya masih tergolong muda, Luluk telah menunjukkan mental juara yang konsisten di berbagai ajang, menjadikannya salah satu lifter paling potensial yang dimiliki Indonesia saat ini.
Advertisement
Biodata dan Latar Belakang Keluarga
Luluk Diana Tri Wijayana lahir di Dusun Pagutan, Desa Sooka, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada 9 Agustus 2005, dari keluarga yang sederhana. Sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama, Luluk sudah menunjukkan semangat besar untuk terjun ke berbagai kejuaraan angkat besi.
Perjalanan Luluk di dunia angkat besi dimulai sejak usia 12 tahun, di bawah bimbingan pelatih Samsuri, sosok yang telah mendampinginya sejak awal karier. Pada 2017, ia tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dan langsung meraih tiga medali emas, menjadi titik awal langkahnya menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Perjalanan Karier dan Deretan Prestasi
Setelah tampil gemilang di Porprov Jatim 2019 dengan tiga medali emas, Luluk melanjutkan langkahnya ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019, dan berhasil mencetak rekor sekaligus medali emas di kelas 49 kg. Kariernya terus menanjak hingga menembus peringkat enam dunia di IWF Youth World Cup 2020 yang digelar secara virtual akibat pandemi.
Puncak pencapaian pertamanya datang pada 2022, ketika Luluk berhasil menjadi Juara Dunia Remaja di IWF Youth World Championship, León, Meksiko, dengan total angkatan 170 kg di kelas 49 kg, mengalahkan lifter asal Polandia dan Meksiko. Prestasi ini turut mendapat ucapan selamat langsung dari Ketua Umum KONI, Marciano Norman, serta Gubernur Jawa Timur saat itu, Khofifah Indar Parawansa.
Performa Luluk berlanjut lewat medali emas Kejuaraan Dunia IWF 2025 di Lima, Peru, pada kategori 49 kg junior women snatch, dengan catatan angkatan terbaik 81 kg, mengungguli pesaing dari Spanyol dan China. Momen paling mendebarkan datang di SEA Games 2025 Thailand, ketika ia berhasil meraih medali emas pertama bagi kontingen angkat besi Indonesia di kelas 48 kg, dengan total angkatan 184 kg, hanya terpaut satu kilogram dari lifter Thailand di posisi kedua. Dalam momen krusial tersebut, pelatih Samsuri hanya berpesan singkat "Just pray" kepada Luluk yang menanti hasil akhir pertandingan.
Raih Perunggu di Asian Games 2026
Konsistensi Luluk berlanjut di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, di mana ia berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen angkat besi Indonesia. Pencapaian ini menambah daftar panjang kesuksesan Luluk di level Asia, sekaligus menegaskan konsistensinya bersaing di level yang lebih tinggi meski usianya masih muda.
Torehan medali Luluk di Asian Games 2026 turut menjadi representasi nyata dari kesinambungan program pembinaan atlet jangka panjang Indonesia, dan diharapkan dapat menginspirasi generasi atlet muda lainnya untuk terus mengembangkan diri di cabang angkat besi.