Liputan6.com, Jakarta - Turki vs Prancis menjadi salah satu pertandingan menarik pada matchday pertama UEFA Nations League A 2026-27. Kedua tim akan bertemu di Kocaeli Stadium, Izmit, Sabtu (26/9/2026) pukul 01.45 WIB.
Laga ini menjadi awal era baru Prancis setelah Zinedine Zidane dipercaya menggantikan Didier Deschamps. Les Bleus datang setelah menempati posisi keempat Piala Dunia 2026, sedangkan Turki harus tersingkir pada fase grup.
Advertisement
Turki memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi Prancis membawa materi pemain yang lebih dalam. Kylian Mbappe dan kawan-kawan juga akan berusaha mengawali perjalanan Zidane dengan hasil positif setelah menelan dua kekalahan beruntun di Piala Dunia.
Turki Ingin Manfaatkan Keuntungan Kandang
Turki menjalani Piala Dunia 2026 dengan hasil yang mengecewakan. Tim asuhan Vincenzo Montella kalah dari Austria dan Paraguay sebelum menutup fase grup dengan kemenangan atas Amerika Serikat.
Kini, Turki mengalihkan perhatian ke Nations League. Mereka berada di Grup 1 League A bersama Prancis, Italia, dan Belgia sehingga persaingan untuk mendapatkan posisi terbaik akan berlangsung ketat sejak pertandingan pertama.
Catatan pertemuan tak berpihak kepada Turki. Dari enam pertemuan sebelumnya, mereka hanya sekali mengalahkan Prancis, yakni dengan skor 2-0 dalam kualifikasi Euro pada Juni 2019.
Turki harus tampil tanpa Hakan Calhanoglu dan Kenan Yildiz akibat cedera. Arda Guler tetap tersedia dan diperkirakan menjadi salah satu pemain penting, sementara Baris Yilmaz dan Kerem Akturkoglu dapat mengisi lini serang.
Zidane Membuka Era Baru Prancis
Prancis memasuki Nations League dengan misi bangkit setelah Piala Dunia 2026 berakhir tanpa trofi. Mereka kalah dari Spanyol di semifinal sebelum kembali menelan kekalahan dari Inggris dalam perebutan tempat ketiga.
Zidane kini mendapat tanggung jawab untuk membawa generasi baru Prancis melanjutkan persaingan di level tertinggi. Mantan gelandang tersebut menggantikan Deschamps yang sebelumnya memimpin Les Bleus dalam periode panjang.
Prancis memiliki catatan bagus di Nations League setelah menjuarai edisi 2020-21. Pada turnamen 2024-25, mereka finis di posisi ketiga setelah Portugal keluar sebagai juara.
Kylian Mbappe tetap menjadi tumpuan utama di lini depan. Michael Olise, Ousmane Dembele, dan Desire Doue juga berpeluang tampil sejak menit awal untuk mendukung kapten Prancis tersebut.