Tiba di Soetta, Jenazah ABK Surakman Langsung Dibawa ke Pandeglang

Keluarga membawa jenazah Surakman dari Bandara Soetta menuju rumah duka di Pandeglang.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 24 September 2026, 08:35 WIB
Jenazah Surakman, korban tewas dalam insiden hilangnya kapal cepat (speedboat) KM Arupadhatu 1 tiba di Bandara Soekarno-Hatta. (Liputan6.com/Pramita)

Liputan6.com, Jakarta - Jenazah Surakman, korban tewas dalam insiden hilangnya kapal cepat (speedboat) KM Arupadhatu 1 di perairan Gunung Krakatau, telah dibawa keluarga ke rumah duka di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/9/2026).

Sebelum dibawa ke rumah duka, jenazah tiba di Terminal Kargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.46 WIB. Jenazah telah diletakkan di dalam peti berwarna cokelat dan dibungkus plastik bening.

Peti jenazah kemudian langsung dimasukkan ke dalam ruangan. Di dalam ruangan tersebut, pihak keluarga telah menunggu, yakni Abeng, sepupu almarhum Surakman, dan Yamin, anak ketiga almarhum Surakman.

Tidak terlihat air mata yang menetes dari keluarga korban. Namun, Yamin tampak terus tertunduk dan sesekali melihat peti jenazah sang ayah.

Setelah itu, keluarga menyaksikan proses serah terima jenazah Surakman dari Polda Bengkulu kepada Polda Banten sebelum dibawa ke rumah duka di Pandeglang.

"Atas nama pribadi, atas nama masyarakat, atas nama Pemerintah Kabupaten Pandeglang, dan atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polda Bengkulu yang sudah membantu prosesi kepulangan warga kami. Semoga masyarakat dan juga keluarga bisa tabah menerima semua ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala," ungkap Bupati Pandeglang RA. Dewi Setiani, sambil terisak tangis.

Dewi juga memohon maaf apabila pihaknya merepotkan Polda maupun pemerintah Bengkulu atas segala hal yang telah dilakukan.

 

Jenazah Diserahterimakan

Jenazah Surakman, korban tewas dalam insiden hilangnya kapal cepat (speedboat) KM Arupadhatu 1 tiba di Bandara Soekarno-Hatta. (Liputan6.com/Pramita)

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes dr. Effri Susanto mengatakan dirinya mewakili Kapolda Bengkulu menyerahkan jenazah yang teridentifikasi atas nama Surakman. Jenazah tersebut kemudian diserahterimakan dari Polda Bengkulu kepada Polda Banten.

"Kami dari Polda Bengkulu mengucapkan bela sungkawa, turut berduka. Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ujarnya.

Setelah prosesi serah terima, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disalatkan dan dimakamkan. Rencananya, jenazah akan disalatkan di Masjid Al Huseini yang berada dekat rumah duka, sebelum dimakamkan di TPU Ki Demang, Desa Carita, Pandeglang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya