Liputan6.com, Jakarta - Ariana berdiri di depan mobil sambil menunggu Davin yang masih berada di dalam club. Namun, sebelum Davin keluar, Bima justru datang menghampiri Ariana. Bima mengatakan bahwa dia tidak akan pernah mengulangi kesalahan yang dulu lagi. Dengan tegas, Ariana kembali mengingatkan Bima bahwa dirinya bukan Asti.
"Saya ingatkan Anda sekali lagi, saya bukan istri Anda. Istri Anda sudah mati."
Advertisement
Perkataan itu membuat Bima terpukul.
Mobil Davin berhenti di depan rumah Ariana. Ariana menoleh ke arah Davin. Kejadian tadi bersama Bima tampaknya masih membuat Davin kesal.
"Kamu masih kesal masalah tadi?" tanya Ariana.
Davin bilang dia muak melihat Bima yang ada di sekitar mereka. Dia tahu Bima berada di sana tadi bukan kebetulan. Davin tahu Bima ingin mendekati Ariana.
Ariana berjalan menuju pintu dan mengeluarkan kunci. Namun, tangan Davin meraih Ariana hingga membuatnya berbalik dan langsung berhadapan dengan Davin. Ariana agak kaget.
"Mas..."
Davin makin mendekat hingga jarak mereka menjadi sangat dekat. Tiba-tiba...
"Ehem!"
Keduanya terkaget dan menoleh. Ternyata, Nadin melihat keduanya sedang bermesraan. Davin otomatis langsung mundur.
Ariana hanya bisa mengerjapkan mata beberapa kali. Davin dan Ariana pun kikuk.
Sementara itu, Indah akhirnya pulang dari rumah sakit bersama Karen dan Arya. Begitu masuk ke ruang tamu, Tamara dan Pamela sudah menunggu dan langsung menyambut mereka.
Namun, tiba-tiba pintu rumah kembali terbuka. Yogi bersama beberapa rekan polisi masuk. Yogi menghampiri Pamela dan meminta Pamela ikut bersama mereka.
Yogi menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan penyelidikan, Pamela kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembakaran Risewell.
Pamela panik.