Liputan6.com, Jakarta - Legenda Liverpool, Jamie Carragher melontarkan ulasan pedas terkait performaFlorian Wirtz. Menurut sosok yang kini menjadi pundit sepak bola tersebut, gelandang serang asal Jerman itu belum mampu membayar harga pembeliannya dengan permainan yang sepadan.
“Itu merupakan salah satu penampilan terburuknya selama berseragam Liverpool,” tutur Carragher usai The Reds mengalahkan Bournemouth dengan skor 0-1 pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (20/9/2026).
Advertisement
Pemain yang dengan mahar lebih dari 115 juta poundsterling tersebut baru mengoleksi 1 assist dalam 6 laga pertamanya pada musim 2026/2027. Bagi Carragher atau yang akrab disapa Carra, performa yang diberikan sang pemain tidaklah cukup untuk klub sekelas The Reds.
Lebih lanjut, Carra khawatir bahwa apa yang telah Wirtz tunjukkan selama ini merupakan performa maksimalnya. Inkonsistensi performa pemain asal Jerman tersebut dinilai sang legenda Liverpool memiliki efek domino pada sisi penyerangan tim, terbukti dari sulitnya The Reds mencetak gol.
Sudah Masuk Musim Kedua
Pendapat Carragher soal level permainan Wirtz diutarakannya saat sang pemain sudah memasuki musim keduanya di Merseyside. Pundit berusia 48 tahun tersebut merasa bahwa satu musim seharusnya sudah cukup bagi Wirtz untuk menyatu dengan gaya permainan skuad The Reds.
“Saya berpikir bahwa apa yang kita lihat saat ini dari Wirtz adalah kemampuannya yang sebenarnya,” ujar Carra. “Saya memiliki kekhawatiran yang sama setahun yang lalu. Meskipun pikiran itu ada di kepala saya, saya tak berani mengungkapkannya,” lanjutnya.
Efek Domino di Lini Tengah
Hadirnya Florian Wirtz sebagai pemain nomor 10 Liverpool mengharuskan Dominik Szoboszlai bergeser posisi. Tumpang-tindih peran inilah yang dianggap oleh Carragher sebagai penyebab tumpulnya lini serang The Reds pada awal musim ini.
“Ini bukan hanya masalah Wirtz yang tidak perform, tetapi juga berdampak domino pada lini tengah lainnya. Saat Wirtz bermain sebagai nomor 10, Szoboszlai harus bermain lebih ke belakang. Saya tidak yakin Szoboszlai merupakan gelandang bertahan,” sebut Carragher.
Tidak Akan Pernah Masuk Pilihannya
Sebagai mantan pemain yang menghabiskan 17 musim bersama The Reds, Carragher tahu betul filosofi permainan klub. Menurutnya, Wirtz bukanlah sosok yang dibutuhkan oleh tim asal Merseyside tersebut. Bahkan, ia merasa sejumlah gelandang serang Liga Inggris lainnya akan lebih cocok.
“Wirtz tidak akan masuk ke dalam tim Liverpool pilihan saya. Tidak akan pernah,” terang Carra. “Jika kamu melihat pemain lain di Liga Inggris di posisi yang sama dengannya, mereka memberikan sesuatu kepada tim (gol atau assist),” pungkasnya.
Wirtz saat ini sedang menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Jerman dalam persiapan UEFA Nations League 2026. Ia baru akan kembali membela The Reds saat menjamu Manchester City pada laga Premier League di Anfield, Minggu (11/10) mendatang.