Liputan6.com, Jakarta - Seres Auto mengambil langkah strategis dalam menghadapi persaingan industri kendaraan elektrifikasi yang semakin ketat. Produsen otomotif asal China tersebut melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap kemitraannya dengan raksasa teknologi Huawei dalam pengelolaan merek Aito.
Mengutip Carnewschina, Rabu (23/9/2026), melalui skema baru ini Seres Auto akan memegang kendali penuh atas merek Aito, mulai dari pengembangan produk, desain, manufaktur, pemasaran, hingga layanan purna jual.
Advertisement
Sementara itu, Huawei akan kembali berfokus pada perannya sebagai penyedia teknologi untuk Aito.
Perubahan tersebut secara khusus berlaku untuk merek Aito yang berada di bawah payung Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA). Adapun merek lain dalam ekosistem HIMA, seperti Luxeed, Stelato, Maextro, dan SAIC, tetap berada di bawah kepemimpinan Huawei.
Restrukturisasi kemitraan ini tidak terlepas dari tekanan biaya yang harus ditanggung Seres Auto dalam skema kerja sama sebelumnya.
Berdasarkan ketentuan lama, Huawei disebut memperoleh potongan sekitar 50.000 Yuan untuk setiap unit Aito yang terjual.
Nilai potongan tersebut setara dengan sekitar 22 persen dari harga transaksi kendaraan. Angka itu belum memperhitungkan keuntungan Huawei dari penjualan komponen otomotif.
Besarnya biaya tersebut menjadi salah satu tekanan bagi Seres Auto, terutama ketika kinerja keuangan perusahaan menghadapi penurunan.
Seres Auto diproyeksikan mengalami penurunan laba sekitar 60 persen pada semester pertama 2026. Laba bersih perusahaan diperkirakan berada di kisaran 740 juta hingga 970 juta Yuan.
Aito sendiri memiliki sejumlah model dengan rentang harga yang cukup lebar di pasar China. Model paling terjangkau dalam jajaran tersebut adalah Aito M6, yang dibanderol mulai 229.800 Yuan. Sementara di posisi teratas terdapat Aito M9, dengan harga mencapai 659.800 Yuan.
Dengan rentang harga tersebut, Aito menjadi salah satu merek penting bagi Seres Auto dalam mengembangkan bisnis kendaraan energi baru sekaligus memperkuat posisi perusahaan di segmen kendaraan elektrifikasi.
Aito Siapkan Jaringan Ritel Sendiri
Meski pembagian peran antara Seres Auto dan Huawei mengalami perubahan, Aito tetap menjadi bagian dari ekosistem HIMA.
Perubahan struktur tersebut juga tidak disebut mengganggu hak konsumen maupun garansi kendaraan yang sudah dimiliki pelanggan Aito.
Perbedaan yang lebih terlihat justru berada pada strategi penjualan. Ke depan, Aito akan memiliki jaringan dealer dan toko ritel eksklusif yang berdiri sendiri.
Jaringan tersebut akan dipisahkan dari gerai gabungan Huawei yang selama ini digunakan untuk menjual berbagai merek kendaraan lain di bawah ekosistem HIMA.
Dengan pola tersebut, Seres Auto memiliki ruang yang lebih besar untuk mengendalikan strategi bisnis Aito, termasuk pengembangan produk, pemasaran, penjualan, serta layanan purna jual.
Restrukturisasi ini menjadi langkah penting bagi Seres Auto untuk mengurangi ketergantungannya terhadap Huawei sekaligus memperbaiki profitabilitas dalam jangka pendek.
Di sisi lain, Huawei tetap mempertahankan perannya sebagai penyedia teknologi, sehingga kolaborasi kedua perusahaan tidak sepenuhnya berakhir.
Perubahan tersebut memperlihatkan bagaimana hubungan antara produsen otomotif tradisional dan perusahaan teknologi dapat berkembang seiring meningkatnya persaingan pasar kendaraan listrik dan kendaraan energi baru.
Bagi Seres Auto, pengambilalihan kendali penuh atas Aito akan menjadi ujian dalam membangun kemandirian merek, sekaligus mempertahankan daya saing produk tanpa mengandalkan sepenuhnya pada ekosistem Huawei.
Langkah ini juga menandai babak baru bagi Aito, dari sebelumnya berada dalam pola kerja sama dengan pembagian peran yang lebih besar kepada Huawei, menjadi merek yang dikelola langsung oleh Seres Auto dengan dukungan teknologi dari Huawei.