Warga Geruduk Mapolres Sumba Barat, Bawa Jenazah dan Bakar Mobil Dinas

Aksi massa merupakan bentuk protes terkait insiden penembakan pencuri.

oleh Ola KedaDiterbitkan 16 September 2026, 17:22 WIB
Massa bawa jenazah ke Mapolres Sumba Barat Daya

Liputan6.com, Jakarta - Massa menggeruduk Markas Polres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (15/9/2026). Selain mendatangi markas kepolisian, massa juga membakar mobil dinas Polri. Aksi protes itu menyusul penembakan oleh polisi terhadap seorang pelaku pencurian ternak.

Massa membawa jenazah ke halaman Polres Sumba Barat sebagai bentuk protes atas insiden penembakan tersebut. Sebagian massa juga terlihat membawa parang dan merusak fasilitas di lingkungan Polres Sumba Barat. Sejumlah personel kepolisian terlihat bersiaga membawa senjata laras panjang untuk mengamankan lokasi.

Tidak lama kemudian, terdengar bunyi letusan yang diduga berasal dari senjata api dari dalam kawasan Polres. Massa yang panik langsung berhamburan meninggalkan lokasi.

"Memang ada tindakan keras terukur terhadap pelaku pencurian ternak dan kekerasan," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra, Rabu (16/9/2026).

Henry menjelaskan situasi di lokasi belum sepenuhnya kondusif. kepolisian masih melakukan pengamanan ketat di lokasi.

 

Massa geruduk Polres Sumba Barat Daya

Dia mengatakan selain merusak sejumlah fasilitas polri, Massa juga membakar sejumlah kendaraan termasuk mobil kepolisian.

"Mobil dinas itu dibakar, lokasinya di dekat rumah sakit," tandasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, sehingga situasi di Sumba Barat dapat segera kembali kondusif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya