Pasukan Katak Dikerahkan Cari 129 Korban Tenggelamnya Kapal Virgo

Sebanyak 129 korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport di Perairan Masalembo di Laut Jawa sampai saat ini masih dalam pencarian.

oleh Ahmad ApriyonoDiterbitkan 14 September 2026, 11:33 WIB
Kepala Basarnas Mohammad Syafii saat jumpa pers pencarian korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo Laut jawa. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 129 korban tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, masih dalam pencarian hingga hari ini, Senin (14/9/2026). Pada pencarian korban hari ini, Basarnas mengerahkan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama Basarnas Special Group (BSG), dan tim khusus penyelam lainnya dalam operasi SAR pencarian bawah air.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, personel dengan kemampuan khusus tersebut dipersiapkan untuk mendukung operasi underwater menggunakan KRI Canopus yang telah berada di lokasi dan memiliki kemampuan pencarian bawah air.

"Khusus untuk KRI Canopus, ini merupakan kapal terbaru dari TNI AL yang dimiliki oleh Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal). Kami berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal," kata Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (14/9/20260.

Syafii menyebutkan, personel yang akan dilibatkan dalam operasi underwater berasal dari Basarnas, BSG, Kopaska TNI AL, serta tim penyelam yang sedang dipersiapkan untuk diterjunkan ke lokasi pencarian sesuai kondisi cuaca dan arus perairan.

Namun tim penyelam belum diturunkan karena kondisi arus di lokasi belum memungkinkan, sehingga Basarnas masih mengutamakan keselamatan personel sambil menunggu kondisi yang lebih aman untuk melaksanakan operasi pencarian bawah air.

"KRI Canopus yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan searching underwater sudah ada di lokasi. Namun untuk menurunkan personel-personel yang memiliki kemampuan underwater, karena memang kondisi arus tidak memungkinkan, sampai di jam ini belum kita turunkan," ucapnya.

Selain kemampuan pencarian bawah air, kata dia, KRI Canopus memiliki drone yang dapat dioperasikan di bawah air untuk membantu tim SAR dalam pencarian korban ketika kondisi perairan memungkinkan pelaksanaan operasi underwater.

Basarnas juga masih menginventarisasi dan mendatangkan personel yang memiliki kemampuan khusus untuk penyelaman, sedangkan personel BSG telah dalam perjalanan menuju Banjarmasin untuk memperkuat operasi SAR terhadap korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Basarnas mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.

Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal dunia.

Sebelumnya Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9/2026).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya