Cerita Irish Bella Jalani Program Bayi Tabung di Malaysia, Ungkap Pentingnya Dokter yang Cocok

Sebelum menjalani IVF, Irish Bella bersama suaminya sempat menjalani dua kali inseminasi dan berjuang selama sekitar satu tahun.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 10 September 2026, 17:14 WIB
Irish Bella & Haldy Sabri © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan memiliki buah hati tidak selalu mudah bagi setiap pasangan. Irish Bella pun membagikan pengalamannya menjalani program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) setelah melewati sejumlah proses untuk mendapatkan momongan.

Sebelum menjalani IVF, Irish bersama suaminya sempat menjalani dua kali inseminasi dan berjuang selama sekitar satu tahun. Ia mengaku proses tersebut tidak hanya menguras fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi emosional.

“Rasanya campur aduk. Bukan hanya secara fisik karena sakit, tetapi secara emosi juga luar biasa. Saat stimulasi hormon, mood swing itu sangat terasa,” cerita Irish Bella dalam acara The Alhaya Fertility Journey 2026.

Setelah dua kali inseminasi belum membuahkan hasil, Irish dan suami kemudian memutuskan melanjutkan ikhtiar melalui program bayi tabung di Malaysia. Dalam proses tersebut, Irish mendapatkan pendampingan dari Dr. Wan Syahirah Binti Yang Mohsin atau Dr. Sera.

Bagi Irish, memilih dokter yang dirasa cocok menjadi bagian penting dalam menjalani proses yang cukup panjang. Ia menilai komunikasi dan dukungan dari dokter dapat membantu pasien menghadapi berbagai tahapan yang tidak selalu mudah.

“Menurut saya, kita harus cocok dengan dokternya. Dokternya harus support sama kita,” ujar Irish.

Irish juga tidak menampik adanya rasa cemas selama menjalani program kehamilan. Ketidakpastian mengenai hasil menjadi salah satu hal yang cukup berat baginya.

“Saya tidak suka hal-hal yang tidak pasti,” ungkapnya.

 


Dokter dan Pasien adalah Tim

Cerita Irish Bella Jalani Program Bayi Tabung di Malaysia, Tekankan Pentingnya Kecocokan dengan Dokter

Dokter Sera sendiri mengingatkan bahwa program bayi tabung tidak bisa memberikan jaminan keberhasilan. Menurutnya, pasien dan dokter perlu memahami bahwa ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil perawatan.

“Namanya IVF, hasilnya tetap tidak bisa 100 persen keberhasilan. Tetapi kami mencoba memberikan yang terbaik dengan teknologi terbaik dan kepakaran yang kami miliki. Dalam bayi tabung, dokter dan pasien adalah tim,” jelasnya.


:Perjalanan yang Berbeda

Cerita Irish Bella Jalani Program Bayi Tabung di Malaysia, Tekankan Pentingnya Kecocokan dengan Dokter

Acara The Alhaya Fertility Journey 2026 turut menjadi ruang bagi sejumlah pasien untuk berbagi pengalaman menjalani program bayi tabung. Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan tim medis dan pihak yang mendampingi pasien Indonesia yang menjalani pengobatan di Malaysia.

Dalam kesempatan tersebut, Irish menekankan bahwa setiap pasangan memiliki perjalanan yang berbeda dalam mendapatkan keturunan. Karena itu, selain kesiapan fisik, komunikasi dan dukungan selama menjalani program menjadi hal yang tidak kalah penting.


Merasa Tenang

Bagi Irish, dukungan secara emosional menjadi salah satu hal yang membuatnya lebih tenang dalam melewati proses tersebut. Ia bersyukur bisa mendapatkan dokter yang menurutnya mampu memahami kebutuhannya sebagai pasien.

“Alhamdulillah, Tuhan mempertemukan saya dengan Dr. Sera. Dokter perempuan yang Masya Allah luar biasa, bukan hanya mendampingi secara medis tetapi juga secara emosional. Walaupun pasiennya banyak, saat bertemu pasien semuanya dilayani dengan sangat baik. Saya sangat merekomendasikan Dr. Sera,” kata Irish.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya