Christine Hakim Petik Hikmah dari Peran Mantan Wanita Penghibur di Film Empat Musim Pertiwi

Sutradara inginkan ingin Christine Hakim perankan karakter Mak Ira dalam film Empat Musim Pertiwi.

oleh Afradhiya N. RDiterbitkan 10 September 2026, 11:46 WIB
Christine Hakim (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Aktris legendaris Indonesia, Christine Hakim berperan sebagai Mak Ira dalam film Empat Musim Pertiwi. Mak Ira adalah sosok perempuan, mantan pekerja seksual yang memiliki warung dan tinggal sendiri di daerah Bromo.

Bukan hanya sekali bagi aktris berbakat seperti Christine Hakim memerankan karakter serupa. Dalam konferensi pers trailer dan poster Empat Musim Pertiwi yang diselenggarakan di kawasan Jakarta pada (8/9/2026), Christine Hakim mengatakan bahwa ada pesan moral luar biasa yang terkandung dalam film tersebut.

“Pesan moralnya luar biasa. Dunia yang sedang tidak baik-baik saja, justru di sini kita bicara bagaimana kemunafikan dari pada manusia-manusia yang selalu bicara moral tapi sebetulnya sangat tidak bermoral,” ucap sang aktris.

Pernah memerankan beberapa karakter yang menjadi pekerja seksual membuat Christine Hakim tidak berani untuk menghakimi hidup mereka karena belum tentu kita akan selalu menjadi baik.

“Dari situ saya mulai tidak berani men-judge orang-orang yang apalagi yang kita sama sekali tidak tahu kehidupannya, karena apa? Belum tentu. Nauzubillah kita yang dikasih keimanan, kita yang dikasih, kita menjadi bisa tidak baik,” ujar Christine Hakim.


Kamila Andini Ingin Karakter Mak Ira diperankan Christine Hakim

Produser, sutradara, dan pemeran Empat Musim Pertiwi dalam press conference trailer & poster Empat Musim Pertiwi yang diselenggarakan di kawasan Jakarta pada (8/9/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N.R)

Sang sutradara, Kamila Andini juga menjelaskan bahwa dirinya terinspirasi dengan karakter asli Christine Hakim dan ingin sang aktris memerankan karakter Mak Ira seperti karakter sehari-harinya.

“Sebenarnya saya itu terinspirasi dari karakter aslinya Bu Christine. Jadi memang pas nulis sebenarnya pengen yang main Bu Christine. ‘Bu saya itu punya karakter nih, saya pengen yang main Ibu.Tapi di sini Ibu harus jadi kayak Ibu sehari-hari. yang emang suka joget-joget’,” ungkap Andini.


Putri Marino Jadi Pertiwi, Arya Saloka dan Christine Hakim Turut Bergabung

Ifa Isfansyah, Kamila Andini, Putri Marino, Arya Saloka, dan Christine Hakim dalam press conference trailer & poster Empat Musim Pertiwi yang diselenggarakan di kawasan Jakarta pada (8/9/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N.R)

Putri Marino menjadi pemeran utama dalam Empat Musim Pertiwi dengan memainkan karakter Pertiwi. Sementara itu, Arya Saloka berperan sebagai Bisma dan

 Film ini juga menghadirkan sejumlah pemain lain, termasuk Hana Malasan, Iswadi Pratama, Hargi Sundari, Nagra Kautsar Pakusadewo, Totos Rasiti, hingga Shofia Shireen sebagai Pertiwi muda.


Sinopsis Empat Musim Pertiwi

Film Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini (Credit: Forka Films)

Empat Musim Pertiwi mengikuti kisah Pertiwi (Putri Marino), seorang perempuan yang baru saja keluar dari penjara setelah menjalani hukuman selama lebih dari satu dekade. Ia kembali ke desa tempat dirinya dibesarkan, tetapi kepulangannya ternyata tidak disambut dengan hangat, baik oleh masyarakat sekitar maupun keluarganya sendiri.

Lanjut Baca:

Pertiwi sebelumnya dipenjara karena membunuh seorang pria yang mencoba melakukan kekerasan seksual terhadapnya. Setelah bebas, ia harus berhadapan dengan trauma dan kenangan masa lalu yang masih membekas. Kepulangannya ke desa pun bukan sekadar perjalanan kembali ke rumah, tetapi menjadi proses untuk menghadapi berbagai luka yang selama ini ia bawa. Di tengah situasi tersebut, Pertiwi berusaha mencari kembali arti rumah, keluarga, dan kedamaian bagi dirinya. Perjalanan tersebut membuatnya berhadapan dengan orang-orang di sekitarnya serta berbagai sisi masa lalu yang selama ini membentuk kehidupannya. Cerita film ini bergerak melalui perjalanan Pertiwi dalam menghadapi trauma sekaligus mencoba menemukan kekuatan untuk menentukan kembali hidupnya. Siklus musim menjadi bagian dari perjalanan tersebut dan berkaitan dengan perubahan yang dialami Pertiwi dalam proses memahami dirinya sendiri. Dengan tema mengenai trauma, keluarga, identitas, dan proses pemulihan, Empat Musim Pertiwi membawa kisah perempuan yang berusaha mengambil kembali kendali atas hidupnya setelah melewati pengalaman yang begitu berat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya