Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta membuka BRI Super League 2026/2027 dengan kemenangan 1-0 atas Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026). Debut Nadeo Argawinata di bawah mistar berujung tiga poin dan clean sheet bagi Macan Kemayoran.
Laga bertensi tinggi itu menjadi panggung spesial bagi kiper 29 tahun tersebut. Menghadapi mantan klubnya, Nadeo tampil spartan untuk menjaga gawang Persija tetap aman.
Advertisement
Hasil ini menjadi start yang diharapkan Persija dalam upaya mengejar target juara pada musim 2026/2027.
Debut dengan 9 Saves
Berdasarkan data pertandingan, Nadeo Argawinata mencatat 9 penyelamatan sepanjang 90 menit untuk menggagalkan peluang emas Borneo FC. Performa ini mengukuhkan perannya sebagai tembok terakhir Persija.
Eks kiper Bali United itu juga melepaskan 18 umpan sukses dengan akurasi operan mencapai 78 persen. Catatan distribusi bolanya membantu Persija keluar dari tekanan dan menjaga ritme permainan.
Dalam beberapa momen krusial, Nadeo berhasil memotong umpan silang lawan, meredam ancaman yang datang dari sisi sayap tuan rumah.
Alihkan Fokus ke Persib Bandung
Meski menjalani debut yang solid, Nadeo memilih tidak larut dalam euforia. Ia menegaskan perjalanan Persija di liga masih panjang dan menuntut konsistensi.
"Bagi saya, pertandingan tidak hanya berhenti di sini. Kami masih ada pertandingan-pertandingan penting ke depannya, yaitu melawan Persib maupun lawan yang lain," ujar Nadeo.
Ujian berikutnya sudah menanti. Usai menekuk Borneo FC yang berstatus runner-up musim lalu, Persija dijadwalkan menjamu juara bertahan Persib Bandung pada Sabtu (12/9/2026).
Kiper kelahiran Kediri itu berharap modal dari partai pembuka ini bisa menjaga tren kemenangan Persija saat melakoni laga krusial bertajuk El Clasico Indonesia.