Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid akan mengawali perjalanan mereka di Liga Champions 2026/2027 dengan memainkan laga kandang. Los Blancos akan menjamu jawara Liga Italia, Inter Milan pada hari Rabu (9/9/2026) dini hari WIB nanti.
Kedua raksasa Eropa tersebut sama-sama gagal memenuhi ekspektasi pada Liga Champions 2025/2026. Real Madrid tersingkir di perempat final setelah kalah dari Bayern Munchen, sementara Inter secara mengejutkan sudah terhenti di babak playoff setelah disingkirkan Bodo/Glimt.
Advertisement
Kini, Mourinho kembali berada di panggung yang sangat dikenalnya. Ia tentu berharap bisa menciptakan momen spesial lainnya, seperti ketika membawa Inter menjuarai Liga Champions 2010, atau bahkan menyamai kejutan yang terjadi beberapa bulan lalu ketika kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol luar biasa ke gawang klub yang kini ditangani Mourinho.
Perjalanan Mourinho di Liga Champions musim lalu bersama klub sebelumnya berakhir setelah disingkirkan Real Madrid pada babak playoff fase gugur. Sementara itu, Los Blancos kembali gagal mewujudkan ambisi meraih gelar Eropa ke-16 setelah tersingkir di delapan besar untuk dua musim berturut-turut.
Madrid memiliki tradisi bagus pada pertandingan pertama Liga Champions. Mereka memenangkan 17 dari 19 laga pembuka terakhir di kompetisi tersebut. Lima pertandingan pembuka terakhir juga selalu berakhir dengan kemenangan. Kekalahan terakhir pada matchday pertama terjadi pada 2020, ketika mereka takluk 2-3 dari Shakhtar Donetsk.
Di kompetisi domestik, Mourinho juga sempat mengawali musim dengan sempurna. Madrid memenangkan tiga pertandingan pertama melawan Espanyol, Real Sociedad, dan Malaga. Namun, performa mereka kemudian mendapat sorotan setelah kalah 0-1 dari Real Betis pada Jumat.
Di sisi lain, Inter Milan datang ke Spanyol dengan kepercayaan diri yang tinggi usai mereka menyapu bersih tiga laga perdana Serie A musim ini dengan kemenangna. Nerazzurri juga punya catatan yang cukup oke di Liga Champions belakangan ini.
Dalam empat edisi terakhir yang mereka ikuti, Inter dua kali menjadi runner-up. Mereka kalah dari Manchester City pada final 2023, tetapi masih mampu meninggalkan pertandingan dengan kepala tegak setelah hanya kalah tipis 0-1.