BMKG Ungkap Dugaan Penyebab Dentuman di Bandung-Sumedang

Dentuman tersebut terdengar sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari.

oleh SupriatinDiterbitkan 05 September 2026, 09:14 WIB
Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Suaidi Ahadi (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) buka suara soal suara dentuman yang terdengar sejumlah warga di Bandung hingga Sumedang, Jawa Barat. Dentuman tersebut terdengar sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Suaidi Ahadi menyebut fenomena skyquake menjadi salah satu dugaan sementara penyebab suara dentuman tersebut.

“Untuk sementara, kecurigaan kita skyquake,” kata Suaidi saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu.

Menurut dia, fenomena serupa juga pernah terjadi di Bogor pada 2020. Namun, hingga saat ini belum ditemukan penyebab pasti dari suara dentuman tersebut.

“Hampir sama seperti sekarang, tidak ada ditemukan penyebabnya. Fenomena alam, dentuman di langit yang cerah,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, pihaknya tidak menemukan aktivitas gempa maupun petir signifikan yang dapat menjelaskan suara dentuman tersebut.

Berdasarkan hasil monitoring dan pengecekan data kegempaan BMKG, tidak terdapat aktivitas gempa di wilayah Bandung dan sekitarnya pada periode 5 September 2026 pukul 00.00-05.00 WIB.

BMKG juga mengecek data dari Lightning Detector untuk melihat kemungkinan suara tersebut berkaitan dengan aktivitas petir. Hasil pemantauan memang mencatat adanya aktivitas petir, tetapi intensitasnya rendah dan tidak menunjukkan aktivitas signifikan seperti yang dilaporkan masyarakat.

“Suara dentuman yang dilaporkan tersebut tidak menunjukkan indikasi sebagai kejadian gempa bumi maupun aktivitas petir,” jelasnya.

Cerita Warga Dengar Dentuman

Suara dentuman tersebut sebelumnya dilaporkan sejumlah warga melalui media sosial. Salah satunya akun Threads @aldianty1717 milik Sri Lung Dianty yang mengaku mendengar dentuman dari arah langit di wilayah Sumedang sejak sekitar pukul 01.00 WIB.

Suara tersebut bahkan masih terdengar hingga pagi dan membuat pintu rumahnya bergetar.

“Sampai jam 06.36 pintu rumah masih bergetar tiap 20-30 menit sekali. Ya Allah lindungilah kami,” tulis Sri Lung Dianty.

Pemilik akun @lilgramofm juga mengaku mendengar suara serupa. Dia awalnya mengira suara tersebut berasal dari seseorang yang berjalan di atas rumahnya.

“Aku ngerasa, Kak. Cuma awal ngiranya kayak dentuman orang jalan kaki di atas rumah, gedeblag-gedeblug gitu. Lumayan lama durasinya.”

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya