Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan cara mendapatkan bantuan dana hibah. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 2 September 2026.
Dalam unggahannya, tampak video Purbaya tengah menyampaikan pengumuman. Berikut isi transkripnya:
Advertisement
"Khusus untuk warga Indonesia tanpa kecuali, ini adalah kesempatan bagi anda untuk mendapatkan bantuan dana hibah siapkan KTP dan rekening wajib penerima untuk satu orang hingga usia 70 tahun"
Unggahan disertai tulisan sebagai berikut:
"Viral Hari Ini Bantuan Dana Hibah 2 September 2026"
Unggahan juga menyertakan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi agar mendapatkan bantuan dana hibah.
Lalu benarkah klaim video Menkeu Purbaya mengumumkan cara mendapatkan bantuan dana? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Purbaya mengumumkan cara mendapatkan bantuan dana hibah. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
Analisis Hive Moderation mengungkap bahwa video tersebut 6,7 persen buatan AI. Audio juga menunjukkan 92,6 persen buatan AI. Video mengandung 0,4 persen deepfake.
Penelusuran menemukan video klaim identik dengan kegiatan Purbaya pada 9 September 2025 seperti yang ditayangkan di Youtube Metro TV.
Dikutip dari Metro TV, saat itu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait pernyataannya soal "17 plus 8 tuntutan rakyat".
Setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Menkeu meluruskan bahwa kondisi ekonomi yang tertekan tidak hanya dirasakan sebagian kecil, tetapi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Sumber:
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
https://www.youtube.com/watch?v=L-AQu-uGNlY
https://www.youtube.com/watch?v=aTd2yhm3FqY
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Menkeu Purbaya mengumumkan cara mendapatkan bantuan dana hibah, tidak benar dan buatan AI.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.