Real Madrid Butuh Satu Perbaikan untuk Rebut Semua Gelar

Real Madrid mengawali musim dengan sempurna, tetapi Jose Mourinho masih perlu memperbaiki kontrol defensif agar mampu bersaing di semua kompetisi.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 04 September 2026, 08:07 WIB
Pemain Real Madrid Ibrahima Konate dan Vinicius Junior merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Madrid, Spanyol, Rabu, 26 Agustus 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid mengawali musim 2026/27 dengan tiga kemenangan beruntun dan tampil agresif dalam menyerang. Jose Mourinho tidak ingin mengurangi kecepatan permainan timnya, tetapi sang pelatih memahami bahwa agresivitas tersebut harus diimbangi kontrol defensif yang lebih baik.

Kemenangan 4-0 atas Malaga menjadi perkembangan penting karena Real Madrid akhirnya mencatat clean sheet pertama musim ini. Los Blancos tetap mampu memberikan ancaman besar di depan gawang sekaligus membatasi lawan hanya mendapatkan satu tembakan tepat sasaran.

Keseimbangan tersebut akan menjadi kunci perjalanan Madrid dalam perebutan La Liga, Liga Champions, dan trofi lainnya. Dengan jadwal yang semakin padat, Mourinho harus menemukan cara agar timnya tetap agresif tanpa membuat pertahanan terlalu mudah dieksploitasi.


Mourinho Tidak Ingin Madrid Kehilangan Agresivitas

Pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho (tengah), berbicara dengan para pemainnya saat pertandingan pramusim antara Ferencvaros dan Real Madrid di Budapest, Hungaria, pada 8 Agustus 2026. (Attila KISBENEDEK/AFP)

Mourinho ingin anak asuhnya tetap aktif ketika menguasai maupun kehilangan bola. Tekanan tinggi, perebutan bola dengan cepat, dan kerja kolektif menjadi bagian penting dari pendekatan yang diterapkan sejak awal masa kepelatihannya.

Setelah unggul 3-0 atas Malaga, Mourinho mengakui para pemainnya “sedikit kehilangan keteraturan”. Namun, ia tetap puas karena timnya mulai mampu “menekan, menggigit, dan merebut kembali bola di area tinggi”.

Catatan pertandingan memperlihatkan adanya kemajuan. Malaga hanya mampu menciptakan satu tembakan tepat sasaran, sedangkan Espanyol dan Real Sociedad sebelumnya masing-masing mampu menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran saat menghadapi Madrid.


Masalah Musim Lalu Harus Diperbaiki

Pemain Real Madrid Bernardo Silva (kiri) dan Kylian Mbappe merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Madrid, Spanyol, Rabu, 26 Agustus 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Mourinho memiliki alasan kuat untuk memperbaiki pertahanan Madrid sejak dini. Los Blancos kebobolan 64 gol dalam 58 pertandingan musim lalu, angka yang terlalu tinggi bagi tim dengan ambisi meraih gelar domestik dan Eropa.

Pelatih asal Portugal itu tidak perlu mengubah Madrid menjadi tim yang bermain pasif untuk mengatasi masalah tersebut. Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Jude Bellingham, dan sejumlah pemain ofensif lainnya membutuhkan kebebasan untuk memaksimalkan kecepatan permainan.

Solusinya adalah menciptakan keseimbangan antara tekanan tinggi dan perlindungan terhadap lini belakang. Jika para pemain mampu merebut bola dengan cepat setelah kehilangan penguasaan, Madrid dapat kembali menyerang sebelum lawan memiliki kesempatan membangun serangan.


Ujian Berat Menanti Madrid

Pemain Real Madrid Jude Bellingham berselebrasi dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Malaga di Madrid, Spanyol, Minggu, 30 Agustus 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Menjaga intensitas tersebut akan semakin sulit ketika jadwal mulai padat. Madrid harus mempertahankan energi dan konsentrasi setiap tiga hari, terutama ketika pertandingan La Liga mulai berjalan beriringan dengan Liga Champions.

Mourinho kini memiliki fondasi positif setelah tiga kemenangan dan satu clean sheet. Akan tetapi, kemampuan Madrid mempertahankan kontrol defensif sambil tetap agresif akan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan apakah mereka benar-benar mampu bersaing untuk semua gelar musim ini.

Untuk saat ini, Madrid berada di jalur yang tepat. Peningkatan di lini belakang menjadi langkah berikutnya agar kekuatan menyerang yang dimiliki skuad Mourinho dapat menghasilkan musim yang lebih lengkap.

Sumber: Madrid Universal


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya