Liputan6.com, Jakarta - Siswi SMA berinisial F, yang sebelumnya diduga hilang bersama seorang pria dari aplikasi kencan ditemukan di Stasiun Matraman.
Kanit Reskrim Polsek Matraman, Iptu Ferdian, mengatakan F dibawa ke Polsek Matraman setelah ditemukan pada Senin lalu. F kemudian dimintai keterangan mengenai keberadaan dan kondisinya selama tidak berada di rumah.
Advertisement
"Kalau dibilang linglung, ini secara kasat mata ya, pas ngobrol sama beliau enggak linglung. Ditanya juga jawab lancar. Ya normal sih kalau menurut saya," kata Ferdian saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).
Dia menambahkan, kondisi F ditemukan terlihat normal. F juga dapat berkomunikasi dengan baik saat dimintai keterangan oleh kepolisian. Dari keterangannya, F mengaku tidak menginap di rumah pria yang pergi bersamanya.
"Saya kan gitu tanya, 'Emang kamu nginep di mana?' 'Enggak, saya enggak nginep,' katanya gitu kan. Nggak dia, kan gitu. Begadang, berapa hari gitu. Intinya kalau kasat mata sih baik-baik aja, diajak ngobrol juga masih nyambunglah, gitu," jelasnya.
Duduk Perkara Kasus
Sebelumnya, seorang siswi SMA berinisial F di Matraman, Jakarta Timur, dilaporkan hilang setelah pergi bersama pria yang dikenalnya lewat aplikasi kencan atau dating apps.
Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Ferdian mengatakan, pria tersebut berasal dari Bogor dan berkenalan melalui aplikasi kencan.
"Jadi mereka kenal di aplikasi," kata Ferdian kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026 sore. F dan pria tersebut akhirnya sepakat bertemu setelah berkenalan melalui aplikasi. Keduanya sempat mampir ke rumah F, sebelum akhirnya pamit pergi.
Ferdian menyebut, mereka berpamitan untuk pergi ke Pademangan, kemudian lanjut ke Lapangan Banteng. Namun, setelah pergi bersama pria tersebut, F tidak lagi memberikan kabar.
"Pergi mereka izinnya ke Pademangan, setelah itu pergi lagi izinnya mau ke Lapangan Banteng mau nonton konser. Setelah itu gak ada kabar," jelasnya.
Orang tua F kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Laporan tersebut adalah laporan orang hilang, bukan penculikan.
"Dilaporkan hari Minggu 1x24 jam kalau orang hilang, orang tua yang melapor," jelas Ferdian.