Liputan6.com, Jakarta - Viral rekaman video yang menyebutkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) terlibat cekcok dengan pengemudi ojek online (ojol). Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Raya Plumpang Semper, Jakarta Utara.
Menanggapi hal tersebut, Lurah Rawa Badak Selatan, Sutarto memberikan klarifikasi terkait kejadian sebenarnya.
Advertisement
Sutarto mengatakan tiga petugas PPSU yang terlihat dalam video sebenarnya sedang melerai pengeroyokan setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas antara dua pengendara sepeda motor.
“Tadi pagi telah terjadi laka di Jalan Plumpang Semper, tepatnya di RW 02 antara dua pengendara sepeda motor ibu-ibu dari arah timur ke barat dan pengemudi ojol dengan penumpangnya,” kata Sutarto dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Setelah kecelakaan terjadi, Sutarto menyebut bahwa muncul pengeroyokan yang melibatkan banyak orang. Tiga petugas PPSU yang saat itu sedang menjalankan tugas mengangkut sampah melintas di lokasi dan melerai pengeroyokan.
“Setelah terjadi laka, terjadi pengeroyokan massa yang banyak. Kemudian ada PPSU yang sedang bertugas mengangkut sampah melintas. Dengan respek, PPSU tersebut tiga orang melerai kejadian itu,” jelas Sutarto.
Menurut dia, tindakan ketiga petugas PPSU itu membuat kerumunan dan pengeroyokan dapat dihentikan. Persoalan di lokasi kemudian diselesaikan secara kekeluargaan.
“Sehingga pengeroyokan massa, kerumunan dapat selesai dengan kekeluargaan,” ujarnya.
Sutarto menegaskan, setelah situasi kondusif, ketiga petugas PPSU kembali melanjutkan pekerjaan mereka seperti biasa.
“Kemudian PPSU melanjutkan tugas sebagaimana biasa,” tandasnya.