Emiten BNII Beli 51% Saham Etiqa Indonesia

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengungkapkan alasan pembelian saham PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 31 Agustus 2026, 21:20 WIB
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengumumkan pembelian saham PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (PT AEII) dari Etiqa International Holdings Sdn Bhd sebesar Rp 21,59 miliar.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin, (31/8/2026), Bank Maybank Indonesia menandatangani akta jual beli pada 31 Agustus 2026 dengan Etiqa International Holdings Sdn Bhd. Perseroan membeli 191.250.000 saham kelas A dan 790.138.247 saham kelas B PT Asuransi Etiqa Internasional Holdings Sdn Bhd. Pembelian saham PT AEII oleh perseroan secara keseluruhan mewakili 515 dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor dalam PT AEII.

"Perseroan melaksanakan transaksi untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 tentang konglomerasi keuangan dan perusahaan induk konglomerasi keuangan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Adapun pengambilalihan saham atas PT AEII oleh perseroan dilakukan dalam rangka pembentukan konglomerasi keuangan Maybank Group, di mana perseroan berperan sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan operasional dan PT AEII sebagai anggota konglomerasi keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan ("OJK") telah mengeluarkan persetujuan kepada Perseroan untuk memiliki 51% saham PT AEII berdasarkan Surat OJK Nomor S- 1141%.33/2026 tanggal 18 Mei 2026 mengenai Persetujuan atas Rencana Kegiatan Penyertaan Modal Oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk dan Keputusan Dewan komisioner OJK Nor-nor KEP-414/PD02/2026 pada13 Agustus 2026 mengenai Hasil penilaian kemarnpuan dan Kepatutan PT Bank Maybank Indonesia Tbk selaku calon pengendali yang merupakan pemegang Saham PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia.

 

Genggam 51% Saham PT AEII

Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Adapun transaksi telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham perseroan dan pemegang saham PT AEII. Untuk pembelian saham PT AEII, Perseroan memakai realokasi dari aset likuid/high quality liquid assets atau HQLA ke instrumen investasi dalam bentuk saham.

"Setelah penyelesaian transaksi, perseroan akan secara langsung memiliki 51% saham PT AEII. Perseroan akan menjadi pemegang saham pengendali PT AEII, di mana perseroan berperan sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan operasional dan PT AEII sebagai anggota konglomerasi keuangan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya