Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan sepanjang Agustus 2026. Indeks naik 4,52% secara bulanan dan ditutup di level 6.518 pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026.
Penguatan tersebut melanjutkan tren pemulihan IHSG setelah sempat terkoreksi hingga level 5.317 pada Juni 2026.
Advertisement
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Hari Rachmansyah, menilai penguatan dalam dua bulan berturut-turut menunjukkan mulai terbentuknya kembali buying bias atau kecenderungan beli di pasar.
Menurut dia, momentum pemulihan IHSG juga semakin solid.
Dari dalam negeri, kepastian proses suksesi Gubernur Bank Indonesia (BI) menjadi salah satu faktor yang membantu mengurangi ketidakpastian pasar. Destry Damayanti telah memperoleh persetujuan Komisi XI DPR, sementara penetapannya melalui rapat paripurna dijadwalkan pada 1 September 2026.
Di sisi kebijakan moneter, BI kembali mempertahankan BI-Rate di level 5,75% untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah volatilitas pasar global dan ketidakpastian geopolitik.
Sementara dari global, investor masih mencermati arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Fed.
Pidato Kevin Warsh di Jackson Hole dinilai bernada hawkish. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena inflasi PCE masih berada di 3,7% secara tahunan, jauh di atas target The Fed sebesar 2%.
Sentimen Global dan Domestik Jadi Perhatian
Nada hawkish The Fed meningkatkan risiko kebijakan suku bunga bertahan lebih tinggi dalam waktu lebih lama (higher for longer). Kondisi ini berpotensi menekan aliran dana menuju pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Di sisi lain, aksi unjuk rasa domestik yang sempat memicu koreksi IHSG sebesar 1,48% pada 26 Agustus berhasil diredam oleh rebound 1,81% pada 27 Agustus mengindikasikan bahwa political risk mulai lebih banyak diantisipasi pasar," tandasnya.
Memasuki September 2026, investor akan mencermati sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, mulai dari PMI manufaktur, data ketenagakerjaan ADP, ISM, job openings, klaim pengangguran, hingga Nonfarm Payrolls dan tingkat pengangguran.
"Data tersebut akan menjadi indikator penting untuk menilai kekuatan ekonomi AS sekaligus menentukan ekspektasi pasar terhadap keputusan suku bunga The Fed pada September," jelasnya.
Selain inflasi, pasar juga mencermati pergerakan komoditas. Harga emas berada di US$ 4.454 per ons dan menguat sekitar 9,54% secara bulanan. Batubara berada di US$ 139,75 per ton, sedangkan minyak WTI turun 1,21% menjadi US$ 83,44 per barel.
Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada inflasi, core inflation, ekspor-impor, serta neraca perdagangan yang dijadwalkan dirilis pada 4 September 2026.
Prediksi IHSG September 2026
Memasuki September 2026, prospek IHSG dinilai masih cukup konstruktif. Pemulihan ekonomi domestik, kepastian suksesi Gubernur BI, stabilitas kebijakan moneter, dan kinerja fundamental emiten menjadi sejumlah faktor pendukung.
"IHSG juga telah mencatat back-to-back rally dengan penguatan 4,52% MoM sepanjang Agustus, memperkuat struktur uptrend jangka panjang. Namun, investor tetap perlu mewaspadai risiko dari kebijakan The Fed yang lebih hawkish, potensi tekanan foreign flow, rebalancing indeks global, serta seasonality September yang secara historis cenderung lebih rentan terhadap koreksi."
Secara teknikal, IHSG telah menembus resistance 6.454 yang kini berpotensi menjadi support jangka pendek. Resistance berikutnya berada di 6.537.
Jika mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, IHSG berpeluang menuju 6.822. Sebaliknya, jika gagal mempertahankan 6.454, indeks berpotensi menguji 6.243 sebagai support berikutnya.
Dengan kondisi tersebut, outlook IHSG September berada pada Neutral to Bullish selama support 6.454 tetap terjaga.
“Strategi yang dapat dipertimbangkan adalah akumulasi bertahap pada saham-saham dengan fundamental dan earnings growth yang solid, sembari menunggu konfirmasi breakout IHSG di atas area 6.537–6.551. Jika breakout tersebut terkonfirmasi, peluang melanjutkan recovery menuju 6.822 akan semakin terbuka," sarannya.