Garap Pasar Diaspora, BRI Rilis BRImo Taiwan untuk Transaksi Keuangan Global

BRI resmi meluncurkan aplikasi BRImo Taiwan pada 23 Agustus 2026 untuk mempermudah transaksi keuangan dan pengiriman uang bagi diaspora Indonesia.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 31 Agustus 2026, 14:30 WIB
BRI resmi meluncurkan BRImo Taiwan di New Taipei City Hall (23/8).

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memperluas layanan perbankan digital ke Taiwan melalui aplikasi BRImo Taiwan untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan masyarakat Indonesia di negara tersebut.

Direktur Network dan Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, mengatakan BRImo Taiwan resmi diluncurkan pada 23 Agustus 2026 setelah perseroan melakukan soft launching pada 22 Maret 2026.

“Melalui BRImo Taiwan, kami menghadirkan kemudahan bagi masyarakat Indonesia di Taiwan untuk memenuhi kebutuhan finansial secara cepat, mudah, dan aman,” kata Aquarius dalam konferensi pers kinerja keuangan triwulan II 2026 yang disiarkan secara daring, Senin (31/8/2026).

Aquarius menjelaskan bahwa registrasi BRImo Taiwan telah mencapai lebih dari 1.460 pengguna sejak layanan tersebut diperkenalkan melalui tahap soft launching.

BRImo Taiwan menyediakan layanan mobile banking 24 jam untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi diaspora Indonesia. Nasabah dapat menggunakan aplikasi ini untuk mengirim uang ke Indonesia, melakukan transfer lokal, membayar via QR dan billing, mengakses Modul Penerimaan Negara, mengecek mutasi rekening, hingga melakukan konversi valuta asing dari US$ ke NTD.

 

Ekosistem Transaksi Digital

Peluncuran BRIMO Taiwan (Foto: Dok. BRI)

Pengembangan BRImo Taiwan merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat ekosistem transaksi digital sekaligus meningkatkan jangkauan layanan bagi diaspora Indonesia. Selain di Taiwan, BRI juga mempertahankan jaringan internasionalnya melalui unit kerja di Singapura, New York, Timor Leste, Cayman Islands, dan Hong Kong.

Tak hanya itu, BRI menempatkan representative officer di Malaysia, Brunei Darussalam, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab untuk menghubungkan kebutuhan transaksi nasabah Indonesia dengan pasar global.

“International gateway tersebut tidak sekadar menjadi representasi BRI di luar negeri, tetapi juga menghubungkan kebutuhan nasabah Indonesia dengan pasar global,” ujar Aquarius.

Langkah perluasan ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas transaksi nasabah yang pada akhirnya memperkuat porsi dana murah serta pendapatan berbasis komisi (fee-based income) perseroan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya