Liputan6.com, Jakarta - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 resmi berakhir dengan persaingan sengit. Jawa Barat keluar sebagai juara sektor putra Tier 1, sementara Jawa Timur berjaya di kategori putri Tier 1 setelah melewati drama adu penalti di GOR Nambo Jaya Sport Centre, Kota Tangerang, Banten.
Pada laga final putra Tier 1, Jawa Barat harus bekerja keras menghadapi tuan rumah Banten. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga pertandingan berakhir sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.
Advertisement
Jawa Barat akhirnya tampil lebih tenang dan mengamankan kemenangan dengan skor penalti 3-2. Hasil tersebut sekaligus memastikan Jabar membawa pulang gelar juara, sedangkan Banten harus puas sebagai runner-up.
Persaingan ketat juga terjadi pada final putri Tier 1. Jawa Timur berhasil menghentikan dominasi Jawa Barat setelah kedua tim bermain imbang 2-2 pada waktu normal.
Dalam drama adu penalti, Jawa Timur menunjukkan ketenangan dan menang 2-0. Jatim pun berhak mengangkat trofi juara sekaligus menunjukkan bahwa persaingan hoki indoor putri nasional semakin merata.
Kualitas Teknik Meningkat
Gubernur Banten sekaligus Ketua Dewan Pembina Federasi Hockey Indonesia (FHI), Andra Soni, mengapresiasi peningkatan kualitas teknik para pemain yang tampil sepanjang Kejurnas Hockey Indoor 2026.
"Alhamdulillah teknik pemain-pemain kita semakin baik, padahal kejurnas ini tidak dihadiri pemain nasional yang sedang melakoni training camp di Malaysia untuk menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026," ujar Andra Soni.
Menurut dia, kondisi tersebut justru menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di daerah terus mengalami perkembangan. Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan konsisten dapat membawa olahraga hockey Indonesia semakin dikenal di level internasional.
"Dengan pembinaan berjenjang dan konsisten, olahraga olimpiade ini akan semakin diminati dan prestasinya semakin mendunia," katanya.
Prestasi Hockey Indonesia
Andra Soni juga menyoroti perkembangan prestasi hockey Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, pencapaian di SEA Games menjadi bukti bahwa target yang sebelumnya hanya menjadi impian kini mulai terwujud.
"Dulu kita hanya bermimpi dapat medali, tapi kini kita membuktikan mampu meraih prestasi back-to-back pada SEA Games Kamboja 2023 dan SEA Games Thailand 2025," ucapnya.