6 Eks Liverpool yang Punya Karier Unik usai Gantung Sepatu

Sejumlah mantan pemain Liverpool memilih jalur karier yang unik setelah pensiun, jauh dari dunia sepak bola.

oleh Wiwig PrayugiDiterbitkan 28 Agustus 2026, 14:29 WIB
Logo dan ilustrasi Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool dikenal sebagai klub yang melahirkan banyak bintang sepak bola. Namun, tidak semua mantan pemainnya melanjutkan karier di dunia yang sama setelah pensiun.

Beberapa dari mereka memilih jalur yang jauh berbeda, bahkan unik. Berikut adalah enam mantan pemain Liverpool yang menjalani pekerjaan yang tidak berkaitan dengan sepak bola setelah gantung sepatu.


1. Vegard Heggem: Nelayan Salmon

ilustrasi logo Liverpool (Liputan6.com/Abdillah)

Vegard Heggem, bek asal Norwegia, harus mengakhiri kariernya di Liverpool akibat cedera serius setelah lima tahun bermain di Anfield. Setelah pensiun, ia kembali ke kampung halamannya dan menjadi nelayan salmon di sungai Orkla.

Heggem juga mendirikan pondok pemancingan untuk para pemancing salmon dari seluruh dunia. "Saya sangat menyukai memancing, khususnya memancing ikan salmon. Jadi ide untuk membuka pondok pemancingan untuk pemancing salmon dari seluruh dunia sepertinya ide yang bagus," ujarnya.


2. Djibril Cisse: DJ dan Produser

Tertinggal dua gol, skuat asuhan Raphael Benitez tak langsung padam untuk melancarkan serangan. Hasilnya, pada menit ke-32, Djibril Cisse sukses menjebol gawang yang dikawal Shaka Hislop usai memanfaatkan umpan cantik dari Steven Gerrard. (AFP/Paul Ellis)

Djibril Cisse, yang mencetak 24 gol dalam 79 penampilan untuk Liverpool, juga mengalami masalah cedera yang mengganggu kariernya. Setelah pensiun pada 2015, ia kembali sejenak sebelum memutuskan untuk pensiun secara permanen.

Kini, Cisse sukses sebagai disc jockey (DJ) dan salah satu lagunya telah diputar lebih dari satu juta kali di Spotify. "Dengan semangat yang sama, saya akan mengabdikan diri dengan sepenuh hati untuk karier saya sebagai DJ, produser dan konsultan, serta mengembangkan merek pakaian," ungkapnya.


3. Vladimir Smicer: Politisi

Vladimir Smicer.

Vladimir Smicer, rekan setim Cisse yang juga menjuarai Liga Champions bersama Liverpool, memilih terjun ke dunia politik setelah pensiun pada 2009. Ia mencalonkan diri sebagai Anggota Parlemen Eropa pada 2014 untuk partai Ceko Order of the Nation.

Janji kampanyenya termasuk rencana menurunkan tingkat obesitas pada masa kanak-kanak di Republik Ceska. Setelah gagal terpilih, Smicer bekerja bersama Nigel Farage di Parlemen Eropa di Strasbourg.


4. Rob Jones: Pengusaha Penitipan Anak

Rob Jones terpaksa pensiun pada usia 27 tahun akibat cedera lutut. Namun, ia menemukan gairah baru dalam berbisnis bersama istrinya dengan membuka tempat penitipan anak.

Usaha mereka berkembang hingga ke Timur Tengah, membangun rumah dan tempat penitipan anak untuk anak-anak dari seluruh dunia.


5. Jerzy Dudek: Pembalap Motor

Jerzy Dudek, yang dikenal sebagai pahlawan Liverpool saat meraih gelar Liga Champions, pensiun pada 2011. Setelah pensiun, Dudek tetap terlibat dalam dunia olahraga tetapi beralih ke balap motor.

"Saya membutuhkan gairah dalam hidup, itulah yang membuat saya terus maju," katanya pada 2016 setelah mendaftar ke Volkswagen Castrol Cup.


6. Daniel Agger: Pemilik Studio Tato

Daniel Agger, mantan bek Liverpool, dikenal sebagai mantan pesepak bola bertato terbanyak di dunia. Setelah pensiun pada 2016, ia membuka studio tato terbesar di dunia, Tattoodo, dan menjadi manajer tim divisi dua Denmark, HB Koge, pada 2021. Agger masih menjabat sebagai manajer hingga saat ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya