Perjudian Enzo Maresca Mainkan Marc Guehi Sebagai Gelandang

Analisis kemenangan Manchester City atas Bournemouth pada pekan pertama Premier League 2026/27

oleh Asad ArifinDiterbitkan 24 Agustus 2026, 12:36 WIB
Pemain Manchester City Marc Guehi merayakan gol dalam laga Premier League antara Man City vs Bournemouth di Manchester, Inggris, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City mengawali Premier League 2026/27 dengan kemenangan 2-1 atas Bournemouth di Etihad Stadium, Minggu (23/8) malam WIB. Sempat tertinggal melalui gol Marcus Tavernier, The Cityzens mampu membalikkan keadaan pada babak kedua.

Marc Guehi dan Josko Gvardiol menjadi pencetak gol kemenangan City setelah Bournemouth lebih dulu memimpin. Hasil tersebut sekaligus menyelamatkan tim asuhan Enzo Maresca dari kekalahan beruntun setelah sebelumnya takluk 0-3 dari Arsenal di Community Shield.

Namun, bukan sekadar comeback yang menjadi sorotan utama dari pertandingan ini. Keputusan Maresca memainkan Guehi sebagai gelandang bertahan menjadi perjudian taktik yang menarik dan akhirnya memberikan hasil maksimal.

Guehi sebenarnya berposisi sebagai bek tengah dan tidak memiliki peran reguler sebagai gelandang. Namun, keputusan tersebut justru menghasilkan salah satu momen penting ketika sang pemain mencetak gol penyama kedudukan untuk membuka jalan bagi comeback City.


Marc Guehi Jadi Perjudian Taktik Enzo Maresca

Manajer Manchester City, Enzo Maresca, menyaksikan pertandingan sepak bola FA Community Shield Inggris antara Arsenal dan Manchester City di Principality Stadium, Cardiff, Wales Selatan, pada 16 Agustus 2026. (Glyn KIRK / AFP)

Maresca mengejutkan banyak pihak ketika menurunkan enam pemain yang memiliki posisi asli sebagai bek. Kejutan semakin terlihat saat Guehi, bek tengah timnas Inggris, ditempatkan di depan lini pertahanan sebagai gelandang bertahan.

Keputusan itu bahkan sudah terlihat saat sesi pemanasan sebelum pertandingan. Ketika empat bek menjalani latihan bersama staf pelatih, Guehi justru mendapat indikasi akan memainkan peran berbeda dari posisi naturalnya.

Secara taktik, penggunaan Guehi memberikan City tambahan pemain yang memiliki kemampuan bertahan di area tengah. Keputusan tersebut juga membantu Maresca menjaga struktur tim ketika Bournemouth mencoba mengeksploitasi ruang di antara lini tengah dan pertahanan.

"Itu hanya ide dari manajer; kami sudah melatihnya sepanjang minggu. Kami mencoba berbagai hal dan mencari solusi berbeda untuk tim. Saya senang hari ini hal itu akhirnya membuahkan hasil," ucap Guehi dikutip dari Sky Sports.


Guehi Ubah Keraguan Jadi Kunci Comeback City

Pemain Manchester City Josko Gvardiol (24) merayakan gol bersama rekan-rekan satu tim dalam laga Premier League antara Man City vs Bournemouth di Manchester, Inggris, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Sebelum pertandingan, keputusan Maresca sempat mengundang tanda tanya karena City membutuhkan kemenangan setelah kekalahan telak dari Arsenal. Ketika Marcus Tavernier membawa Bournemouth unggul pada babak pertama, perjudian sang manajer tampak berisiko menjadi bumerang.

Namun, City menunjukkan respons berbeda setelah turun minum. Guehi mencetak gol melalui sundulan untuk menyamakan kedudukan sebelum Gvardiol mencetak gol kedua yang memastikan tiga poin untuk tuan rumah.

Gol Guehi mengubah persepsi terhadap keputusan Maresca. Pemain yang semula menjadi pusat pertanyaan justru menjadi salah satu sosok terpenting dalam comeback City pada pekan pertama Premier League.

"Saya menikmatinya karena saya mendapatkan banyak sekali bantuan dari banyak orang. Saat memiliki hal itu, Anda merasa nyaman untuk langsung turun bermain dan melakukan yang terbaik bagi tim," kata Guehi pada wawancara dengan BBC Sport.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya