Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Kalimantan Barat untuk mengecek langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sabtu (22/8/2026).
Setibanya di Pontianak, Prabowo langsung memimpin rapat bersama jajaran pemerintah, TNI-Polri, dan lembaga terkait.
Advertisement
Pesawat kepresidenan yang membawa Prabowo dan rombongan terbatas tiba di Lanud TNI AU Supadio, Pontianak, sekitar pukul 11.35 WIB. Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kedatangan Prabowo disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Prabowo kemudian menuju Posko Satgas Udara Lanud Supadio untuk memimpin rapat penanganan karhutla.
Dihadiri 8 Pimpinan Kementerian dan Lembaga
Sebelum rapat dimulai, Prabowo menyalami jajaran TNI-Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pihak terkait yang hadir di posko.
Seskab Teddy Indra Wijaya melaporkan rapat tersebut diikuti delapan kementerian/lembaga, 10 pimpinan daerah, Basarnas, BNPB, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Yang terhormat Bapak Presiden pada hari ini Sabtu 22 Agustus 2026 telah hadir 8 pimpinan kementerian/lembaga dari pusat kemudian 10 pimpinan pemerintah daerah, gubernur, kapolda, pangdam, Basarnas, BMKG, BNPB, dari daerah di posko penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan," tutur Teddy membuka rapat.
"Saat ini saya berada di Pontianak, selanjutnya berkenan Bapak Presiden berkenan untuk memberikan instruksi dan pengarahan," sambungnya.
Prabowo kemudian menyampaikan alasan kedatangannya ke Kalimantan. Dia meminta laporan langsung mengenai kondisi terbaru karhutla di wilayah tersebut.
"Baik terima kasih saudara-saudara sekalian, saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Sekarang saya minta siapa bisa kasih saya presentasi tentang situasi," jelas Prabowo.
Prabowo Bagi Tugas TNI-Polri
Sebelumnya, Teddy menyampaikan Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran bergerak cepat menangani karhutla di sejumlah provinsi di Kalimantan.
"Presiden menginstruksikan agar penanganan karhutla dilakukan secepat dan seoptimal mungkin sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal," kata Teddy dikutip dari siaran persnya, Sabtu (22/8/2026).
Prabowo juga membagi penugasan kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk turun langsung menangani karhutla di empat provinsi terdampak.
Pembagian tugas tersebut dilakukan agar penanganan kebakaran di lapangan berlangsung lebih cepat, terpadu, dan serentak.
Di Kalimantan Barat, Prabowo menugaskan Panglima TNI dan Kapolri. Sementara penanganan di Kalimantan Tengah dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bersama Wakapolri.
Untuk Kalimantan Selatan, Presiden menugaskan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama Astamaops Polri. Adapun di Kalimantan Timur, Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri ditugaskan turun langsung menangani karhutla.
Teddy mengatakan Prabowo juga meminta aparat menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang ditemukan dalam penanganan karhutla.
"Presiden juga meminta setiap pelanggaran hukum yang ditemukan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku," tutur Teddy.