Prediksi Newcastle United vs Liverpool: Menyongsong Era Baru!

Prediksi pertandingan pekan pertama Premier League antara Newcastle vs Liverpool, Minggu 23 Agustus 2026

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 21 Agustus 2026, 16:27 WIB
(Dari kiri ke kanan, baris belakang) Kiper Liverpool asal Georgia #25, Giorgi Mamardashvili, striker Liverpool asal Prancis #22, Hugo Ekitike, bek Liverpool asal Belanda #04, Virgil van Dijk, bek Liverpool asal Prancis #05, Ibrahima Konate, gelandang Liverpool asal Hungaria #08, Dominik Szoboszlai, dan gelandang Liverpool asal Belanda #38, Ryan Gravenberch, (Dari kiri ke kanan, baris depan) bek Liverpool asal Irlandia Utara #12, Conor Bradley, bek Liverpool asal Skotlandia #26, Andrew Robertson, gelandang Liverpool asal Argentina #10, Alexis Mac Allister, gelandang Liverpool asal Jerman #07, Florian Wirtz, dan striker Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah, berpose untuk foto tim menjelang kick-off pertandingan League Phase Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 5 November 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool akan membuka musim Premier League musim 2026/2026 dengan lawatan berat ke St James' Park menghadapi Newcastle United. Pertandingan ini akan digelar pada hari Minggu, 23 Agustus 2026 Pkl 22.30 WIB.

Laga ini menarik perhatian karena kedua tim sama-sama memulai babak baru di bawah pelatih anyar, Andoni Iraola di kubu Liverpool dan Matthias Jaissle di sisi Newcastle, serta harus beradaptasi dengan skuad yang mengalami perubahan signifikan selama musim panas.

Secara historis, Liverpool masih jauh lebih dominan. Dari 35 pertemuan terakhir, The Reds meraih 23 kemenangan, sementara Newcastle hanya mencatatkan lima kemenangan dan tujuh hasil imbang. Namun, pertandingan di St James' Park kerap menyajikan drama, terutama dalam tiga musim terakhir yang selalu diwarnai gol penentu setelah menit ke-90. Dua pertemuan terakhir pun berlangsung terbuka dengan Liverpool menang 3-2 di kandang Newcastle dan 4-1 di Anfield.

Sorotan utama tertuju pada Alexander Isak, yang kini kembali ke markas mantan klubnya sebagai pemain Liverpool. Kemampuannya bergerak dinamis di lini depan dan menyelesaikan peluang menjadikannya ancaman utama bagi pertahanan Newcastle. Namun, tuan rumah juga memiliki keunggulan karena sangat memahami karakter permainan sang striker di mana duel Isak melawan Malick Thiaw dan Dan Burn akan menjadi salah satu penentu jalannya laga.

Di lini tengah, kedua tim sama-sama menghadapi tantangan besar. Newcastle kehilangan figur penting seperti Bruno Guimaraes dan Sandro Tonali, sehingga Jaissle harus meracik ulang komposisi di area tersebut. Sementara itu, Liverpool juga tengah membangun kembali ritme di bawah arahan Iraola. Pertarungan pressing akan menjadi kunci: jika Newcastle mampu melewati tekanan awal Liverpool, mereka memiliki peluang untuk mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan tamu. Sebaliknya, kegagalan keluar dari tekanan bisa membuat mereka kesulitan membangun serangan.

Florian Wirtz juga layak diwaspadai. Gelandang serang Liverpool ini diprediksi bergerak di antara lini tengah dan pertahanan Newcastle, menciptakan ruang serta memberikan umpan-umpan berbahaya bagi Isak dan para pemain sayap. Jika Newcastle memberi terlalu banyak celah di area tersebut, Liverpool bisa mengendalikan pertandingan dari sektor tengah.

Lanjut Baca:

Meskipun catatan pertemuan lebih memihak Liverpool, Newcastle memiliki satu keunggulan besar, yaitu dukungan penuh dari publik St James' Park. Atmosfer kandang bisa menjadi suntikan energi bagi skuad asuhan Jaissle untuk tampil agresif sejak awal dan membuat Liverpool kehilangan kenyamanan dalam membangun serangan. Dengan sejarah pertemuan yang kerap menghasilkan banyak gol—23 dari 35 laga berakhir dengan lebih dari 2,5 gol—laga ini berpotensi kembali berlangsung sengit dan penuh drama hingga menit akhir. Liverpool memang sedikit lebih unggul dalam pengalaman dan kualitas individu, terutama di lini depan, tetapi perubahan besar di kedua kubu membuat hasil akhir sulit diprediksi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya