Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Rabu, (19/8/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,76% dan disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 689 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham ISAT, BBRI, DSSA, TPIA, dan ASII pada perdagangan saham Selasa, 18 Agustus 2026.
Advertisement
“IHSG berpotensi koreksi terbatas hari ini,” ujar Head of Retail BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.330-6.400 dan level resistance 6.500-6.550 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.
Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, selama IHSG masih bertahan di atas area 6.347–6.377, bias teknikal tetap bullish, sehingga strategi dapat difokuskan pada buy on weakness dengan mencermati konfirmasi rebound di area support. Sementara itu, penembusan di bawah EMA10 perlu diwaspadai sebagai indikasi awal pelemahan momentum.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Personel Alih Daya Tbk (PADA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).
Rekomendasi Teknikal
Trading Idea hari ini: BBCA, PADA, TPIA, CUAN, ANTM, dan PANI
- BBCA Spec Buy dengan area beli di 6.200-6.300, cutloss di bawah 6.200. Target dekat di 6.375-6.575.
- PADA Buy on Weakness dengan area beli di 230-240, cutloss di bawah 230. Target dekat di 254-268.
- TPIA Spec Buy dengan area beli di 1.965, cutloss di bawah 1.950. Target dekat di 2.010-2.060.
- CUAN Spec Buy dengan area beli di 820-840, cutloss di bawah 820. Target dekat di 855-875.
- ANTM Spec Buy dengan area beli di 3.100, cutloss di bawah 3.080. Target dekat di 3.130-3.160.
- PANI Spec Buy dengan area beli di 6.000-6.075, cutloss di bawah 5.925. Target dekat di 6.125-6.200.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 18 Agustus 2026
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan saham Selasa, (18/8/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas setor saham yang menghijau dan nilai transaksi harian di bawah Rp 15 triliun.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG hari ini ditutup naik 0,75% menjadi 6.449,83. Indeks saham LQ45 melemah 0,20% menjadi 631,03. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, penguatan IHSG hari ini sejalan dengan analisis teknikal pada Selasa pagi ini. Ia mengatakan, penguatan IHSG juga berjalan di tengah pelemahan bursa Asia dan global, serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
"Di sisi lain, investor masih mencermati akan pengumuman suku bunga BI dan FOMC Minutes pada pekan ini,” ujar Herditya saat dihubungi Liputan6.com.
Sektor Saham
Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.490,64 dan level terendah 6.448,26. Sebanyak 399 saham menguat sehingga angkat IHSG. 236 saham melemah dan 159 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.188.845 kali dengan volume perdagangan saham 33,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.857.
Dari 11 sektor saham, sektor saham keuangan turun 0,29%. Sektor saham energi melompat 2,24%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham infrastruktur menanjak 1,65% dan sektor saham transportasi bertambah 1,42%.
Sementara itu, sektor saham basic menguat 0,81%, sektor saham industri mendaki 0,25%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 1,03%. Lalu sektor saham consumer siklikal menguat 0,24%, sektor saham kesehatan bertambah 0,13%, sektor saham teknologi menanjak 0,40%, sektor saham properti naik 1,21%.