Liputan6.com, Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Selasa (18/8/2026), hingga pukul 14.35 WIB tampak ratusan massa aksi masih tertahan di depan Gedung UOB. Sebelumnya, massa berjalan bersama dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan MH Thamrin.
Advertisement
Para mahasiswa tampak kompak mengenakan jas almamater berwarna kuning. Sejumlah peserta membawa poster berisi tuntutan, sementara lainnya membawa banner dan bendera.
Beberapa tuntutan mahasiswa di antaranya disuarakan melalui poster yang mereka bawa.
"Stop MBG dan SPPG," tulis salah satu poster.
"Turunkan harga pokok," tulis poster lainnya.
Aksi tersebut berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan MH Thamrin. Arus kendaraan sempat tersendat hingga akhirnya ditutup dan dialihkan menuju Jalan Bumi arah Tanah Abang.
8 Poin Tuntutan
Jalur Transjakarta juga terpantau ditutup. Sebanyak delapan bus Transjakarta dan bus antarkota sempat terjebak akibat keberadaan massa aksi dan petugas di jalur tersebut.
Pengamanan dilakukan oleh personel Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat. Sejumlah akses menuju Bundaran HI juga telah dipasangi barikade.
Dalam aksi tersebut, BEM UI membawa delapan poin tuntutan sebagai berikut:
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
3. Wujudkan reforma agraria sejati
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah
7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana
8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.