Emiten PNSE Tutup Sementara Hotel Usai Gempa NTT

PT Pudjiadi And Sons Tbk (PNSE) menyatakan, penutupan hotel sementara di Flores, NTT tidak berdampak material.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 17 Agustus 2026, 07:37 WIB
Ilustrasi kasur hotel (Dok.Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen PT Pudjiadi And Sons Tbk (PNSE), emiten bergerak di hotel dan pariwisata ini menutup hotel milik entitas anak di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai Sabtu, 15 Agustus 2026. Penutupan hotel ini seiring gempa bumi berkekuatan Magniduto M 7,7 yang mengguncang Nagakeo, NTT.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin, (17/8/2026), PT Pudjiadi And Sons Tbk menutup sementara operasional Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores (PT Hotel Jayakarta Flores) mulai 15 Agustus 2026.

“Demi menjamin keselamatan fisik seluruh pelanggan dan karyawan, terhitung mulai hari Sabtu, 15 Agustus 2026 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut, operasional hotel ditutup,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Perseroan menyatakan, seluruh pelanggan telah dipindahkan ke hotel yang tidak terdampak. Selain itu, jadwal kerja karyawan di arahkan ke pengamanan area hotel membantu keamanan, dan tidak diperkenankan mendekati area hotel, kecuali pihak berwenang.

Kelangsungan operasional usaha (Business Continuity Plan) Perusahaan menegaskan penutupan fisik hotel ini tidak menghentikan aktivitas bisnis inti operasional. Seluruh unit hotel milik Perseroan, baik langsung maupun melalui Anak Perusahaan tetap beroperasi.

"Kejadian ini tidak memiliki dampak material yang merugikan terhadap kondisi keuangan, kelangsungan usaha, atau posisi hukum Perusahaan secara jangka panjang. Seluruh kewajiban pelaporan dan layanan kepada investor/publik tetap dipertahankan melalui sistem elektronik,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya