Alasan Bangladesh Terima Tawaran Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026

BFF memastikan Bangladesh ikut FIFA ASEAN Cup 2026 menggantikan India.

oleh Radifa ArsaDiterbitkan 15 Agustus 2026, 22:33 WIB
Pemain Indonesia, Marc Klok (tengah) berebut bola dengan pemain Bangladesh, Jamal Bhuyan dalam laga persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Bangladesh siap menjadi lawan baru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) menyatakan kesediaan menggantikan India yang mundur dari turnamen tersebut.

Kesiapan itu muncul setelah Komite Tim Nasional (NTC) dan BFF membahas undangan dari tuan rumah, dilansir The Daily Star. Anggota NTC sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) BFF, Sayed Hasan Kanon, mengonfirmasi pembahasan itu.

Menurut laporan yang sama, opsi tampil di ajang ini dipertimbangkan berdampingan dengan rencana menggelar turnamen empat negara di Dhaka.


BFF Sepakati Undangan FIFA ASEAN Cup 2026

Laga kontra Bangladesh merupakan debut bagi Marc Klok di Timnas Indonesia senior asuhan Shin Tae-yong. Gelandang bertahan 29 tahun itu terpilih menjadi starter dan tampil sepanjang 90 menit di pertandingan tersebut. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Berdasarkan hasil diskusi, NTC dan BFF sepakat berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 4 Oktober 2026 di Indonesia.

Kanon memaparkan bahwa pimpinan federasi meminta pandangan jajaran NTC sebelum keputusan diambil.

"Presiden BFF dan Ketua NTC Tabith Awal meminta pendapat para anggota NTC mengenai apakah akan berpartisipasi dalam Piala FIFA ASEAN atau mengoperasikan turnamen empat negara di Dhaka," kata Kanon, dikutip dari The Daily Star.

"Kami secara bulat memberikan pendapat untuk ambil bagian dalam Piala FIFA ASEAN sebagai bagian dari persiapan tim Bangladesh menuju Kejuaraan SAFF mendatang karena Bangladesh akan menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh,” kata Kanon.


Kompensasi dan Fasilitas untuk Timnas Bangladesh

Kanon menilai tawaran panitia pelaksana menarik secara logistik dan finansial. Ia menyebut ada uang partisipasi, sementara kebutuhan akomodasi dan transportasi disediakan tuan rumah.

"Selain itu, Bangladesh akan menerima uang partisipasi sementara tuan rumah akan menyediakan akomodasi serta tiket pesawat, jadi ini adalah pilihan yang bagus bagi kami daripada menggelar turnamen empat negara di Dhaka," katanya.

Dengan keputusan ini, Bangladesh yang berada di peringkat 181 FIFA akan tergabung di Grup A Divisi Utama bersama Malaysia, Singapura, dan tuan rumah Indonesia.


India Mundur Karena Bentrok Jadwal Brasil

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola India (AIFF) resmi mengundurkan diri dari FIFA ASEAN Cup 2026. Jadwal turnamen berbenturan dengan laga persahabatan yang telah dijadwalkan melawan Brasil, ditambah batasan empat pertandingan dalam satu jendela FIFA.

"Kami tidak bisa berpartisipasi di Piala FIFA ASEAN karena komitmen yang sudah dibuat bersama Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF). Ada kendala teknis karena kami hanya bisa memainkan maksimal empat laga selama jendela FIFA (21 September-6 Oktober)," ujar Chaubey via Hindustan Times.

Jendela internasional FIFA berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026, sementara turnamen di Indonesia dijadwalkan 23 September sampai 4 Oktober 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya