Liputan6.com, Jakarta - Gempa magnitudo 7,7 berpusat di perairan Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu pembatalan penerbangan dari Kupang menuju Ende dan Ruteng. Sebanyak 126 penumpang terdampak pada dua penerbangan Wins Air.
Bandara El Tari Kupang tetap beroperasi normal, sementara maskapai akan mengembalikan biaya tiket sepenuhnya bagi penumpang rute yang dibatalkan.
Advertisement
Penerbangan ke Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, dan Labuan Bajo tetap dilayani, pihak Angkasa Pura terus berkoordinasi dengan BMKG dan pemangku kepentingan terkait keselamatan penerbangan.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman menjelaskan, pembatalan menyusul gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Penerbangan menuju Ruteng (Manggarai) dan Hasan Aroeboesman Ende dibatalkan sementara sambil menunggu verifikasi kelayakan fasilitas bandara tujuan. Dua penerbangan Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1831 dan IW 1957 yang seharusnya membawa 126 penumpang ke Ende terpaksa tidak berangkat.
Kondisi Operasional Bandara
Teguh memastikan fasilitas, peralatan utama, dan sistem pendukung Bandara El Tari Kupang masih dalam kondisi baik dan siap melayani penerbangan. Bagi rute yang dibatalkan, Wings Air menjamin pengembalian dana tiket secara penuh kepada seluruh penumpang yang terdampak.
Penerbangan ke bandara berikut dikonfirmasi tetap berjalan: Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, dan Labuan Bajo. Sementara untuk rute menuju Bajawa (Ngada) masih dalam proses koordinasi guna memastikan kesiapan operasional bandara tujuan.
Pihak pengelola bandara terus berkoordinasi dengan BMKG, maskapai penerbangan, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan pascagempa. Informasi terkait perubahan jadwal akan disampaikan secara berkala sesuai kondisi lapangan .
Gempa terjadi pukul 05.58 WITA dengan pusat di Laut Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer. Lokasi episenter berjarak sekitar 318 kilometer dari Bandara El Tari Kupang secara garis lurus.