Liputan6.com, Jakarta - Gunil akhirnya buka suara mengenai alasan di balik keputusannya hengkang dari grup Xdinary Heroes. Melalui sepucuk surat panjang yang dibagikannya lewat platform Bubble kepada Villains, sebutan untuk penggemar Xdinary Heroes, Gunil menjelaskan duduk perkara dari kontroversi yang membuatnya harus meninggalkan grup.
Dalam suratnya, Gunil mengaku sebenarnya ingin terus bertahan bersama Xdinary Heroes hingga akhir dan melindungi keutuhan grup. Namun, ia menyebut tidak punya pilihan lain selain menerima keputusan yang diambil pihak agensi terkait statusnya di Xdinary Heroes.
Advertisement
Awal Mula Kontroversi yang Ramai Diperbincangkan
Gunil menjelaskan bahwa unggahan yang memicu seluruh kontroversi ini berasal dari seseorang yang ia kenal lewat perantara kenalan, dan sempat menjalin kedekatan selama sekitar dua minggu. Ia mengakui bahwa rekaman percakapan telepon berisi ucapan tidak pantas soal fans yang tersebar ke publik memang benar berasal dari dirinya, dan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa serta terluka akibat ucapannya tersebut.
Meski begitu, Gunil ingin menjelaskan kondisi emosional yang melatarbelakangi ucapannya kala itu. Ia mengaku sempat mengalami tekanan berat akibat komentar jahat dan rumor tidak benar yang sudah lama menderanya, ditambah berbagai kekhawatirannya soal musik dan penampilan Xdinary Heroes. Alih-alih membebani orang-orang terdekatnya, ia justru merasa lebih mudah meluapkan emosi kepada seseorang yang baru dikenalnya.
Trauma Akibat Sasaeng dan Beban sebagai Leader
Gunil turut mengungkap bahwa pada awal tahun ini, sejumlah sasaeng fan sempat menerobos masuk ke asrama tempat tinggalnya, bahkan memasang alat pelacak di kendaraan pribadinya dan membuntutinya. Pengalaman tersebut membuatnya tumbuh rasa takut dan kebencian terhadap sejumlah oknum fans, hingga membuatnya melewati masa-masa yang sangat berat secara emosional.
Namun, sebagai leader sekaligus member tertua di Xdinary Heroes, Gunil mengaku tidak mudah baginya untuk secara terbuka membicarakan rasa takut maupun kecemasannya tersebut. Ia memilih berusaha mengendalikan emosinya sendiri dan terus melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Emosi Meluap Usai Konser Inspire Arena
Gunil menceritakan bahwa pada Juni lalu, ia bersama para member lain mempersiapkan konser di Inspire Arena dengan harapan bisa memberikan penampilan terbaik untuk Villains. Setelah hari pertama konser usai, ia sempat memeriksa media sosial dengan perasaan antusias, namun alih-alih menemukan tanggapan positif, ia justru menemukan banyak komentar bernada jahat yang menurutnya sudah melampaui batas kritik wajar terhadap penampilan mereka.