Di Bawah Jose Mourinho, Federico Valverde Bukan Bek Kanan Lagi!

Jose Mourinho menyiapkan peran penting untuk Federico Valverde di Real Madrid

oleh Asad ArifinDiterbitkan 12 Agustus 2026, 18:27 WIB
Selebrasi Federico Valverde dalam laga Real Madrid vs Elche di Liga Spanyol, Minggu (15/3/2026). (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho sudah memiliki gambaran mengenai peran Federico Valverde di Real Madrid musim 2026/2027. Meski serbabisa, gelandang Uruguay itu tidak diproyeksikan menjadi bek kanan reguler.

Valverde justru akan dimaksimalkan di lini tengah. Energi, fisik, jangkauan operan, dan kemampuan menjelajah lapangan menjadi alasan utama Mourinho mempertahankan peran tersebut.

Keputusan ini menunjukkan Mourinho ingin menempatkan Valverde di area yang memberikan pengaruh terbesar. Fleksibilitas sang pemain tetap menjadi opsi tambahan dalam situasi tertentu.

Real Madrid juga memiliki pemain khusus untuk posisi bek kanan. Kondisi tersebut membuat Mourinho tidak perlu mengorbankan salah satu gelandang terbaiknya.


Valverde Tetap Diproyeksikan di Lini Tengah

Pemain Real Madrid, Federico Valverde, merayakan gol yang dicetak ke gawang Manchester City pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu (12/3/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Menurut Defensa Central, Valverde diperkirakan tetap bermain di lini tengah saat Real Madrid menghadapi Deportivo La Coruña pada Trofi Teresa Herrera. Pemain berusia 28 tahun itu juga berpeluang kembali menjadi kapten dengan Eduardo Camavinga mendampinginya.

Mourinho memang mengutamakan pemain fleksibel dalam sistemnya. Namun, kemampuan Valverde bermain sebagai bek kanan tidak membuat posisi tersebut menjadi pilihan utama.

Valverde memiliki kualitas penting untuk permainan lini tengah. Kecepatan, kekuatan fisik, kemampuan membawa bola, dan jangkauan operannya membuat kontribusinya lebih maksimal dari area tersebut.

Mourinho pun tampaknya ingin memaksimalkan karakter tersebut. Valverde bisa saja dimainkan lebih melebar ketika dibutuhkan, tetapi peran utamanya tetap berada di lini tengah.


Persaingan Ketat Menanti di Lini Tengah

Pelatih Real Madrid asal Portugal Jose Mourinho memberi isyarat saat memimpin sesi latihan di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Mempertahankan Valverde di lini tengah bukan berarti posisinya otomatis aman di starting XI. Real Madrid memiliki sejumlah gelandang berkualitas yang membuat persaingan semakin ketat.

Aurelien Tchouameni, Bernardo Silva, Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, dan Arda Güler menjadi pesaing sekaligus opsi bagi Mourinho. Pelatih asal Portugal itu harus menentukan kombinasi terbaik sesuai kebutuhan setiap pertandingan.

Untuk posisi bek kanan, Real Madrid sudah memiliki Denzel Dumfries dan Trent Alexander-Arnold. Kehadiran dua pemain tersebut semakin mengurangi alasan untuk menjadikan Valverde sebagai bek kanan utama.

Situasi ini membuka jalan bagi Valverde untuk menjadi salah satu motor lini tengah Madrid. Mourinho tampaknya memilih mencari solusi lain di sektor pertahanan tanpa mengurangi peran penting gelandang Uruguay tersebut.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya