Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid mengalihkan target utama mereka di bursa transfer setelah gelandang Rodri dilaporkan menolak pinangan dan memilih bergabung dengan rival abadi, Barcelona. Kini, perhatian klub raksasa Spanyol itu tertuju pada Adam Wharton, gelandang muda berbakat dari Crystal Palace, yang diidentifikasi sebagai prioritas transfer untuk tahun 2026.
Keputusan Rodri untuk berlabuh ke Camp Nou memicu perdebatan luas, dengan beberapa pihak menilai kegagalan merekrutnya sebagai pukulan telak bagi Real Madrid di jendela transfer musim panas ini.
Advertisement
Meskipun demikian, pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, secara spesifik telah meminta klub untuk menjadikan Wharton sebagai target utama, terlepas dari potensi kepindahan Federico Valverde dari Santiago Bernabéu.
Kegagalan Madrid Gaet Rodri dan Perdebatan di Baliknya
Rodri telah menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Real Madrid sejak Maret, memberikan waktu berminggu-minggu bagi klub untuk bernegosiasi dengan Manchester City. Namun, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, tidak menunjukkan urgensi yang signifikan dalam proses perekrutan tersebut.
Perez dilaporkan tidak bersedia memenuhi harga yang diminta Manchester City sekitar €75 juta, dan hanya menawarkan sekitar €50 juta. Mantan striker Real Madrid, Fernando Morientes, bahkan menyebut narasi penolakan Rodri terhadap Real Madrid sebagai "lelucon buruk", mengisyaratkan bahwa Real Madrid tidak pernah benar-benar serius dalam upaya tersebut.
Ada beberapa pertimbangan yang membuat Perez enggan membayar lebih untuk Rodri, termasuk sisa satu tahun kontraknya, riwayat operasi punggung, serta kekhawatiran akan kerentanan cedera dan nilai jual kembali yang rendah mengingat usianya yang sudah 30 tahun.
Meskipun Jose Mourinho sangat menginginkan kehadiran Rodri di skuadnya, Perez tetap berpegang pada keputusannya untuk tidak membayar lebih dari yang ia anggap pantas.
Adam Wharton, Gelandang Muda Incaran Utama
Setelah kegagalan Rodri, Real Madrid kini memfokuskan perhatian pada Adam Wharton sebagai solusi lini tengah. Klub telah memantau Wharton selama beberapa bulan terakhir, bahkan mengirimkan pemandu bakat untuk mengamati performanya secara langsung.
Wharton, yang berusia 21 atau 22 tahun, bergabung dengan Crystal Palace pada jendela transfer musim dingin 2024 dari Blackburn Rovers. Ia telah membuat debutnya untuk tim nasional Inggris pada tahun 2025.