Peta Pelatih Asing BRI Super League 2026/2027, Portugal Terbanyak

Ada empat pelatih Portugal yang bekerja di BRI Super League 2026/2027.

oleh Ana DewiDiterbitkan 12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengamati jalannya pertandingan melawan PSMS Medan pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/7/2026). Di bawah arahan Bernardo Tavares, Bajul Ijo berhasil mengamankan kemenangan 1-0 lewat gol tunggal Yuran Fernandes sekaligus memastikan langkah ke babak semifinal. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Liputan6.com, Jakarta - BRI Super League 2026/2027 akan mulai bergulir pada September. Peta pelatih asing kembali dipimpin Portugal dengan empat arsitek tim yang siap bersaing. Dari total 18 kontestan, satu klub masih belum menetapkan pelatih kepala.

Menjelang kick-off kompetisi, para peserta mematangkan persiapan lewat pemusatan latihan dan perampungan skuad. Pergerakan di kursi pelatih menjadi salah satu langkah krusial dalam membangun tim menghadapi musim baru.

Arema FC, Bali United, PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan Persijap Jepara mempertahankan pelatih musim lalu. Bhayangkara FC belum memastikan head coach, dengan rumor yang mengaitkan Oscar Bruzon (Spanyol) sebagai pengganti Paul Munster.


Empat Pelatih Portugal, Satu Debutan

Mario Lemos, pelatih Persijap Jepara, BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Empat pelatih Portugal yang akan tampil adalah Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya, Mauro Jeronimo di Borneo FC, Ze Gomes di Madura United, dan Mario Lemos di Persijap Jepara.

Dari keempatnya, hanya Mauro Jeronimo yang berstatus debutan di Super League musim ini. Ia sebelumnya menangani Benfica U-15 serta klub Vietnam Pho Hien FC dan Nam Dinh FC.

Komposisi tersebut identik dengan musim lalu, dengan Portugal kembali menjadi negara dengan jumlah pelatih terbanyak di kasta teratas Liga Indonesia.


Trio Belanda dan Brasil Mengisi BRI Super League

Dari Belanda, tiga nama hadir: Jean-Paul van Gastel meneruskan tugas bersama PSIM Yogyakarta, Johnny Jansen tetap menukangi Bali United, dan Pieter Huistra kembali memimpin PSS Sleman. Pelatih berusia 59 tahun itu kembali setelah mengantarkan Super Elja promosi musim lalu.

Brasil juga mengirim tiga juru taktik. Ketiganya adalah Marcos Santos di Arema FC, Fabio Lefundes di Persita Tangerang, dan Osmar Loss di Dewa United. Nama terakhir bersiap menjalani musim perdana bersama Banten Warriors.

Selain itu, masih ada perwakilan dari Kroasia, Korea Selatan, Spanyol, Bosnia, Serbia, serta satu pelatih lokal yang memperkaya latar belakang pelatih musim ini.


Kursi Pelatih Klub Lain

Perwakilan negara lain tersebar ke sejumlah klub: Persib dilatih Igor Tolic (Kroasia), Persija ditangani Shin Tae-yong (Korea Selatan), PSM bersama Darije Kalezic (Bosnia), dan Garudayaksa FC menunjuk Milos Joksic (Serbia).

Dari Spanyol, dua nama tampil: Marcos Reina memimpin Persik Kediri dan Carlos Pena menangani Persita Tangerang. Sementara Bhayangkara FC belum mengumumkan pelatih kepala.

Pembaruan yang sama juga mencatat Java United dilatih Fabio Lefundes (Brasil), sementara Isen Mulang FC mengandalkan pelatih lokal Ade Suhendra (Indonesia).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya