Ilaga Puncak Membara, Massa Bakar Sejumlah Kantor Pemerintahan

Kerusuhan dan pembakaran dipicu penyaluran dana desa.

oleh Yacob BillioctaDiterbitkan 11 Agustus 2026, 21:30 WIB
Kerusuhan dan pembakaran kantor pemerintahan di Ilaga Puncak. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Situasi Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah membara. Massa mengamuk dan membakar sejumlah kantor pemerintahan menyusul protes soal penyaluran dana desa tahap I tahun 2026, Selasa (11/8/2026) malam.

Kepolisian Resor Puncak menyiagakan puluhan personel untuk mengantisipasi meluasnya gangguan keamanan.

Kepala Polres Puncak Ajun Komisaris Besar Polisi Domingos De F Ximenes mengatakan, puluhan personel dikerahkan untuk mengamankan situasi sekaligus mencegah gangguan keamanan meluas ke kawasan lain.

"Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tidak berkembang dan mengganggu keamanan masyarakat," kata Domingos. Dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan personel Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama jajaran Kepolisian Sektor disiagakan di kawasan perempatan alun-alun, tepatnya di depan Markas Polsek Ilaga. Sementara personel Satgas ODC ditempatkan di Kotis.

Selain melakukan pengamanan, sekitar 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara bersama sejumlah tokoh masyarakat memberikan imbauan kepada massa agar membubarkan diri dan tidak melanjutkan aksi.

Kapolres mengatakan pendekatan tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap terkendali sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan.

 

"Saat ini massa secara bertahap mulai meninggalkan lokasi dan situasi keamanan berangsur kondusif," ujarnya.

Titik api berada di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Bupati, DPRD, Disdukcapil, Kesbangpol, Dinas Sosial, dan Kantor Bagian Keuangan.

Satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar dalam kejadian tersebut.

Sebelum kejadian, diketahui sedang berlangsung penyaluran dana desa tahap I tahun 2026.

Sekira pukul 17.40 WIT, sekelompok orang mendatangi Kantor Dinas PMK. Bupati Puncak Elvis Tabuni kemudian tiba di lokasi untuk menemui massa dan berupaya melakukan komunikasi.

Namun, sekira pukul 18.45 WIT, situasi kembali memanas hingga massa melakukan pembakaran terhadap Kantor Dinas PMK.

Polres Puncak bersama jajaran dan unsur pengamanan terkait terus memantau perkembangan situasi di wilayah Ilaga untuk memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman.

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya