Liputan6.com, Jakarta - Kejutan besar terjadi di ajang UFC Vegas 120 saat petarung Australia, Quillan Salkilld, secara mengejutkan berhasil menundukkan Mateusz Gamrot di ronde pertama. Kemenangan ini diraih Salkilld melalui kuncian rear-naked choke, menandai debutnya sebagai penampil utama dalam gelaran tersebut dengan cara yang paling impresif.
Pertarungan utama divisi ringan ini diselenggarakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Meta APEX, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Sebelum laga, Mateusz Gamrot, petarung Polandia berusia 35 tahun, dikenal sebagai salah satu petarung peringkat atas di kelas ringan, menempati posisi ke-6 atau ke-8 menurut beberapa sumber.
Advertisement
Sementara itu, Quillan Salkilld, petarung berusia 26 tahun dari Australia, memasuki oktagon dengan rekor tak terkalahkan dalam 12 pertarungan terakhirnya sejak debut profesionalnya pada tahun 2021. Ia juga telah mengantongi tiga kemenangan penghentian di ronde pertama secara beruntun, yang masing-masing memberinya bonus "Performance of the Night".
Dominasi Tak Terduga Quillan Salkilld
Pertarungan yang mempertemukan Gamrot, dengan rekor 26-4, 1 NC, melawan Salkilld yang memiliki rekor 12 kemenangan beruntun, berlangsung singkat namun intens. Di awal ronde pertama, Salkilld berhasil melukai Gamrot dengan pukulan left hook pendek. Pukulan tersebut memaksa Gamrot untuk mencoba melakukan takedown sebagai respons.
Namun, Salkilld menunjukkan pertahanan yang solid dan berhasil mempertahankan posisinya. Tidak hanya itu, ia kemudian mengambil inisiatif dengan melakukan takedown sendiri terhadap Gamrot. Setelah mendapatkan posisi back mount, Salkilld dengan cepat mengunci rear-naked choke pada lawannya.
Kuncian tersebut tidak memberi pilihan lain bagi Gamrot selain menyerah (tap out) pada menit 4:25 di ronde pertama. "Quillan Salkilld memaksa Mateusz Gamrot untuk menyerah dengan kuncian rear-naked choke di ronde pertama UFC Vegas 120 pada Sabtu malam, mengumumkan dirinya sebagai ancaman kelas ringan yang sah dengan cara yang paling tak terduga," kata laporan Yardbarker. Atas performa dominannya ini, Salkilld juga kembali diganjar bonus "Performance of the Night".
Rekor Impresif dan Prospek Divisi Ringan
Kemenangan atas Gamrot ini tidak hanya memperpanjang rekor tak terkalahkan Salkilld menjadi 13 kali, tetapi juga menandai debutnya sebagai main eventer yang sukses. Petarung Australia ini sebelumnya telah menorehkan tiga kemenangan penghentian di ronde pertama secara beruntun, yang semuanya berbuah bonus "Performance of the Night".
Mateusz Gamrot sendiri datang ke pertarungan ini setelah bangkit dari kekalahan kuncian dari Charles Oliveira. Ia sebelumnya berhasil mengalahkan Esteban Ribovics melalui kuncian di ronde kedua pada UFC 327. Kekalahan ini menjadi kemunduran bagi Gamrot dalam upayanya untuk naik ke puncak divisi ringan.
Hasil mengejutkan ini menempatkan Salkilld sebagai penantang serius di divisi ringan UFC. Dengan kemenangan dominan ini, Salkilld yang menempati peringkat ke-9 atau ke-12 di divisi ringan, telah menarik perhatian banyak pengamat dan menunjukkan potensi besar untuk bersaing di jajaran elite.