Liputan6.com, Jakarta - Dua direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) kompak melepas saham AKRA pada awal Agustus 2026. Tujuan transaksi tersebut sebagai divestasi.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (9/8/2026),Direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Bambang Soetiono melepas 2,74 juta saham AKRA secara bertahap dengan total nilai transaksi Rp 3,97 miliar.
Advertisement
Ia melepas saham AKRA dengan empat kali transaksi pada 3 Agustus dan 4 Agustus 2026. Bambang melepas 500.000 saham AKRA dengan harga Rp 1.440 per saham pada 3 Agustus 2026. Aksi jual itu berlanjut pada 4 Agustus 2026. Bambang menjual 975.200 saham AKRA dengan harga Rp 1.450 per saham. Lalu ia melepas 941.200 saham AKRA dengan harga Rp 1.455 per saham. Selanjutnya Bambang melepas 324.400 saham AKRA dengan harga Rp 1.440 per saham.
Setelah transaksi pelepasan saham AKRA, Bambang mengenggam 11,03 juta saham atau setara 0,055% saham AKRA. Sebelumnya, ia memiliki 13,78 juta saham AKRA atau setara 0,069%.
Selain itu, Direktur PT AKR Corporindo Tbk Jimmy Tandyo juga melepas saham AKRA. Ia melepas 1,3 juta saham AKRA senilai Rp 1,99 miliar. Jimmy melepas saham AKRA dengan dua kali transaksi pada 4 dan 5 Agustus 2026. Jimmy melepas 1 juta saham AKRA dengan harga Rp 1.450 per saham pada 4 Agustus 2026. Lalu ia melepas 375.300 saham AKRA dengan harga Rp 1.450 pada 5 Agustus 2026.
Setelah transaksi penjualan saham, Jimmy memiliki 0,282% saham AKRA atau setara 56,62 juta saham AKRA. Sebelumnya ia mengenggam 0,289% saham AKRA atau setara 58 juta saham AKRA.
Dua direktur tersebut melepas saham AKRA dengan tujuan divestasi dengan status kepemilikan langsung.
Berdasarkan data RTI, harga saham AKRA ditutup turun 0,70% menjadi Rp 1.420 per saham pada Jumat, 8 Agustus 2026. Harga saham AKRA dibuka naik 10 poin menjadi Rp 1.440 per saham dari sebelumnya Rp 1.430 per saham. Saham AKRA berada di level tertinggi Rp 1.440 dan terendah Rp 1.405 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 4.995 kali dengan volume perdagangan saham 196.851 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 27,8 miliar.
Tebar Dividen Interim 2026
Sebelumnya, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp 1 triliun. Pemegang saham akan mendapatkan dividen interim 2026 sebesar Rp 50 per saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/7/2026), PT AKR Corporindo Tbk membagikan dividen interim 2026 berdasarkan keputusan direksi perseroan pada 21 Juli 2026. Hal ini setelah mendapatkan persetujuan dewan komisaris terkait pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Adapun dividen interim yang akan dibayar sebesar Rp 50 per saham.
“Dengan memperhatikan jumlah saham yang berhak atas dividen pada recording date, total nilai dividen interim diperkirakan sebesar Rp 1.003.673.730.000,” demikian mengutip dari keterbukaan informasi BEI.
Perseroan menyebutkan, apabila terdapat perubahan jumlah saham yang berhak atas dividen pada recording date sehingga mempengaruhi total nilai dividen interim, perseroan akan menyampaikan pembaharuan kepada pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun data keuangan perseroan per 30 Juni 2026 menjadi pertimbangan perseroan untuk membagikan dividen interim antara lain saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 10,56 triliun, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,43 triliun, dan total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 12,95 triliun.
Berikut jadwal pembagian dividen interim 2026:
- Cum dividen di pasar regular dan negosiasi pada 31 Juli 2026
- Ex dividen di pasar regular dan negosiasi pada 3 Agustus 2026
- Cum dividen di pasar tunai pada 4 Agustus 2026
- Ex dividen di pasar tunai pada 5 Agustus 2026
- Recording date yang berhak atas dividen interim pada 4 Agustus 2026
- Pembagian dividen interim pada 14 Agustus 2026